Wednesday, 18 April 2012 15:34    PDF Print E-mail
Stiker, solusi pembatasan BBM
Ekonomi & Bisnis - Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Pembatasan bahan bakar bersubsidi tidak bisa dielakkan. Pemerintah sedang mengkaji untuk membatasi mobil pribadi yang boleh menggunakan BBM bersubsidi berdasarkan kapasitas mesin. Penandaannya akan menggunakan stiker khusus.

Hal itu diungkapkan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Jero Wacik. Ia mengatakan, kuota BBM bersubsidi yang dijatah 40 juta kilo liter setahun lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat yang kesejahteraannya relatif kaya. Sekarang, dari penelitian kami, 77 persen itu jatuh kepada kelompok yang sebetulnya orang kaya.

"Itulah yang mendapat subsidi yang jumlahnya Rp 137 triliun setahun. Yang masyarakat menegah bawah hanya menikmati 15 persen subsidi itu. Jadi premium dan solar itu 40 juta kiloliter setahun. ini ada ketidakadilan, karena itu kita mau mengendalikan," tuturnya.

Ia pun menegaskan, pemerintah saat ini sedang menyusun teknis pelaksanaannya. Jero mengakui, tidak mudah menyusun teknis pengendalian tersebut, karena juga harus memastikan pelaksanaannya di lapangan juga baik, termasuk pengawasannya juga.

"Itu sedang kami godok, biar masyarakat tahu. Misalnya 1500 cc ke atas tidak boleh pakai premium. Nah di lapangan bagaimana cara mendeteksi mobil ini 1500 atau 1490 cc. Ini kan bisa ribut di lapangan. Ini sedang kami siapkan. Mungkin pakai stiker. Tetapi stikernya juga harus aman. Karena kalau tidak aman nanti stikernya ditiru," cetus Jero Wacik.

Tujuan pembatasan itu, lanjutnya, untuk memenuhi kuota 40 juta kiloliter (kl) per tahun. Menurut dia, tanpa pembatasan, volume BBM subsidi akan membengkak hingga 47 juta kl.

Jero memastikan pembatasan itu nanti akan dituangkan dalam keputusan menteri dan keputusan presiden. Menurut rencana, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan aturan itu pada akhir bulan ini.

Sebagai informasi, cadangan terbukti minyak Indonesia hanya 3,9 miliar barel atau setara 12 tahun tanpa eksplorasi. Adapun cadangan terbukti gas mencapai 107 triliun standar kaki kubik atau setara 40 tahun tanpa eksplorasi.
(dat18/media)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment