Wednesday, 11 April 2012 22:37    PDF Print E-mail
Ketua DPRD Medan tampar petugas bandara?
Warta

SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Meski belum bisa memastikan apakah Ketua DPRD Medan, Amiruddin, bersalah karena menampar dan menunjang petugas kemanan di Bandara Polonia Medan, Minggu (8/4) sekira pukul 13.00 WIB kemarin, namun tindakan seperti ini tidak mencerminkan sebagai kader Partai Demokrat.

Plt Ketua Demokrat Kota Medan, Sutan Bhatoegana yang dimintai komentarnya melalui saluran telepon selular, tidak memberikan penjelasan apapun. Namun, sekretaris DPC Demokrat, Bangun Tampubolon secara gamblang menjelaskan, seorang kader Demokrat harus cerdas, bersih dan santun. “Jadi kalau ada tindakan selain dari ketentuan tadi, maka itu bukan sikap dan ciri seorang kader partai Demokrat," ungkap sekretaris DPC Demokrat kota Medan, Bangun Tampubolon, hari ini.

join_facebookjoin_twitter    

Untuk membuktikan hal itu sambungnya, pihaknya terlebih dahulu meminta Amiruddin memberikan penjelasan secara detail peristiwa tersebut. "Dan itu akan kita lakukan paling lambat besok," ujarnya sembari menjelaskan, kalau pihaknya juga akan memanggil korban pemukulan.

Ditegaskan, jika memungkinkan, maka kita akan meminta rekaman CCTV, guna memastikan siapa yang bersalah dalam persoalan ini. Baru kemudian diambil kesimpulan, Setelah itu sambung Bangun, pihaknya juga akan mempertimbangkan jenis sanksi kepada Amiruddin, jika memang Ketua DPRD Medan itu bersalah. "Namun jenis sanksinya, masih tergantung pada tingkat kesalahan yang dilakukan Amiruddin," urainya.

Bangun sendiri mengakui, kalau selama ini terlalu banyak persoalan menimpa Amiruddin. Dan bahkan selaku sekretaris partai, dirinya tak menampik, kalau akibat kesalahan Amiruddin itu, banyak anggota DPRD Medan, bahkan dari fraksi Demokrat sendiri yang mengajukan permintaan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja Amiruddin. "Memang sangat banyak permasalah menimpa Amiruddin. Dan kini semuanya sudah jadi pembicaraan di tingkat DPP Demokrat. Namun kita masih belum mengetahui, apa jenis sanksi yang bakal diterima Amiruddin," jelas Bangun.

Masih terkait persoalan ini, Ketua Badan Kehormatan DPRD Medan, Roma Parulian Simaremare menyatakan, kalau pihaknya belum bisa melakukan tindakan apa-apa, sebelum ada laporan resmi dari korban pemukulan Amiruddin. "Sesuai dengan tata tertib DPRD Medan, kita baru bisa mengambil tindakan, jika ada laporan dari masyarakat, sekaitan dengan tindakan seorang anggota DPRD Medan," beber kader PDI Perjuangan itu.

Amiruddin sendiri sebelumnya membantah dengan tegas, kalau dirinya sudah melakukan penganiayaan terhadap seorang petugas pengamanan Bandara Polonia Medan. "Saya tidak pernah menganiaya petugas, apa lagi sampai menampar maupun menunjangnya. Namun yang benar, petugas keamanan meraba kemaluan saya. Saya tentu saja marah dengan tindakan tersebut," jelasnya.
(dat03/wol) 

KARTUN HARI INI   

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment