|
||||
| DPRD Sumut diminta selidiki pembangunan Bandara Silangit |
| Warta |
|
INDRA WIDYASTUTI WASPADA ONLINE MEDAN - Pembangunan Bandara Silangit diprotes. Bandara yang terletak di Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara tersebut diduga sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ketua LSM Perintis, Hendra Silitonga, dalam orasinya saat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumut hari ini mengatakan, dugaan KKN di Bandara Silangit senilai puluhan miliar rupiah, terjadi pada proyek pelapisan turning area runway 27 dan taxiway A dengan hotmix tebal 10 cm. Dia mengungkapkan, bila pengaspalan proyek itu dikerjakan asal jadi, bisa mengakibatkan rawan kecelakaan, mengancam keselamatan penumpang serta jiwa masyarakat sekitarnya dan tidak dapat didarati pesawat sejenis boeing. Dia menuturkan, pengadaan proyek itu dinilai tidak berjalan sesuai amanah Perpres No 54 tahun 2008 revisi Keppres No 80 tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa, dimana proses tender dan peserta lelang tidak jelas, kualifikasi dan spesifikasi perusahaan tidak jelas. Menurutnya, proyek dikerjakan tidak sesuai bestek atau spesifikasi yang telah ditentukan. Oleh sebab itu, mereka meminta DPRD Sumut bersama Polda Sumut, BPK dan KPK serius menindaklanjuti hal tersebut. Editor: PRAWIRA SETIABUDI (dat03/Wol) |




Comments