|
||||
| Kurang tidur, anak berulah |
| Ragam |
WASPADA ONLINE Anda mungkin ingat, dalam buku cerita atau film, anak-anak yang nakal selalu digambarkan berwajah seram, tak terurus dan juga suka ketahuan tertidur di kelas. Ternyata ciri-ciri itu bukanlah sekedar imajinasi penulis dan pengarang cerita, semuanya itu memang berhubungan. Rasa kantuk bisa mendorong anak untuk berlaku agresif dan menyiksa orang-orang di sekitarnya.Seperti diberitakan di fyiliving, sebuah studi mengamati 341 anak sekolah yang berada di tingkat dua hingga lima. Semua anak disamakan latar belakangnya, yaitu dari keluarga dengan pendapatan rendah, memiliki kebiasaan tidur yang sama dan juga memiliki perilaku agresif di sekolah. Orang tua dan guru diminta untuk mengisi kuisioner guna menentukan apakah anak tersebut memang suka mengganggu teman-temannya dan juga bermasalah dalam perilaku. Orang tua dan guru juga ditanya tentang kebiasaan mendengkur, seringnya mengantuk dan besarnya perhatian yang ada pada siswa. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa anak-anak yang mendengkur atau mengantuk cenderung bersikap lebih buruk dari mereka yang tidur malam dengan cukup. Walaupun studi ini memiliki kelemahan, yaitu penilaian guru dan murid yang bisa berbeda, namun nampak jelas ada hubungan yang signifikan antara anak-anak yang tidak tidur dengan baik karena mendengkur atau faktor lain, dengan perilaku buruk mereka di sekolah. Mengantuk menyebabkan mereka susah berkonsentrasi dan mudah tersinggung. Hal ini sangat riskan bagi mereka untuk mendapatkan teguran dari guru dan juga berkonfrontasi dengan teman. Kejengkelan menumpuk yang tidak terselesaikan membuat anak mencari solusi dengan caranya sendiri dan semakin terpuruk karena dianggap sebagai 'anak nakal' oleh lingkungan di sekitarnya. Mendengkur memang bukan hanya masalah orang dewasa, anak-anak juga sering mengalaminya. Orang tua sering tidak peduli karena masalah ini dianggap remeh, dan lagi pula anak biasa tidur di kamarnya sendiri sehingga suara dengkuran dianggap tidak mengganggu bagi orang tuanya. Dari penelitian ini, orang tua dituntut untuk menyelesaikan masalah tidur pada anak karena dampaknya tidak hanya pada kesehatan, namun juga pada psikologi anak hingga dia dewasa nanti. (dat17/kapanlagi) |




Anda mungkin ingat, dalam buku cerita atau film, anak-anak yang nakal selalu digambarkan berwajah seram, tak terurus dan juga suka ketahuan tertidur di kelas. Ternyata ciri-ciri itu bukanlah sekedar imajinasi penulis dan pengarang cerita, semuanya itu memang berhubungan. Rasa kantuk bisa mendorong anak untuk berlaku agresif dan menyiksa orang-orang di sekitarnya.
Comments