Thursday, 15 March 2012 12:07    PDF Print E-mail
Aktivis: Satgas antipornografi pengalihan isu
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Istri almarhum Munir yang juga aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Suciwati menilai upaya pemerintah membentuk Gugus Tugas Pencegahan Pornografi atau lebih dikenal Satgas Antipornografi sebagai bentuk pengalihan isu dari maraknya kasus korupsi dan pelanggaran HAM yang tidak berhasil dituntaskan oleh pemerintah.

"Ini pengalihan isu dan tidak substansi. Harusnya penegakan hukum ditegakan. Ketika tidak ada, maka semakin marak korupsi merajalela, kasus pelanggaran HAM semakin banyak. Ini semua dimuarai kasus HAM dimasa lalu tidak diselesaikan," tutur Suci saat berbincang dengan wartawan, hari ini

Selain itu, menurut Suci, pembentukan Satgas itu sebagai lahan bagi-bagi uang dan memboroskan anggaran sementara banyak rakyat Indonesia yang mati kelaparan.
"Satgas, kalau kita mau melihat ke belakang seberapa efektif sih tugas satgas ini. Buang-buang uang negara, kurang kerjaan, dan enggak fokus," ujarnya.

Seharusnya, sambung dia, pemerintah fokus pada penegakan hukum bukan menambah sesuatu yang baru dengan pembentukan Satgas ini. Hal ini dinilainya sebagai sebuah hal yang tidak produktif.

"Lagi-lagi Satgas pertanggungjawabanya ada tidak sih? apa yang mereka kerjakan, hanya buang-buang uang. Pengalihan isu, ada hal yang lebih besar didiamkan. Koruptor tidak berkurang, penegakan hukum tidak menjawab rasa keadilan masyarakat. Sehingga apapun yang dilakukan pemerintah jadi hal yang negatif," paparnya.

"Lihat kerja hakim, jaksanya, polisinya benar enggak, itu lebih penting yang harus dilakukan. Monitoring polisi, hakim, jaksa itu yang harus dilakukan," katanya.
(dat06/okezone/media)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment