|
||||
| Penduduk miskin Sumut berkurang |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE Penduduk miskin di Sumut itu terbanyak berada di pedesaan atau mencapai 769.300 orang dan sisanya sebanyak 652.100 orang di perkotaan. Dia menjelaskan, pada September 2011, garis kemiskinan di Sumut secara total sebesar Rp263.209 per kapita per bulan, dimana untuk daerah perkotaan garis kemiskinan sebesar Rp288.023 dan untuk di pedesaan Rp239.208 per kapita per bulan. "Paling banyak pengurangan kemiskinan di September 201 adalah di daerah perkotaan dimana kurang 39.000 orang dan di pedesaan turun 20.900 orang," katanya. Berkurangnya jumlah penduduk miskin di Sumut pada September 2011 itu menggembirakan karena tingkat kedalamam dan keparahan dari kemiskinan juga berkurang. Indeks Kedalamam Kemiskinan turun dari 1,84 pada Maret 2011 menjadi 1,80 di September. Sementara Indeks Keparahan Kemiskinan juga tinggal 0,47 dari Maret yang masih 0,51. Pengamat ekonomi Sumut, Jhon Tafbu Ritonga mengatakan, jumlah penduduk miskin yang berkurang di Sumut dibantu terjadinya kenaikan harga jual berbagai komoditas dan termasuk bertambahnya daya serap tenaga kerja di sektor perkebunan dan industri hasil perkebunan khususnya kelapa sawit. "Karena itu harusnya, pemerintah membantu meningkatkan produksi tanaman petani dan termasuk mendukung pengusaha perkebunan dan industri hasil perkebunan di daerah itu," katanya.
|




MEDAN - Jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara pada September berkurang atau tinggal 1.421.400 orang dibandingkan posisi bulan Maret sejumlah 1.481.300 orang.
Comments