|
||||
| Medan siaga banjir! |
| Warta |
|
TEGUH YUDI TRI PRASETYO "Semuanya telah dimengerti oleh jajaran instansi terkait. Sehingga bila terjadi banjir, kita sudah siap. Ujung tombaknya tentunya kecamatan dan kelurahan, dan mereka juga sudah kita latih agar siap sedia," kata Hanalore, tadi malam. Hal ini juga dibenarkan oleh Camat Medan Maimun, Said Syahreza. Apalagi wilayahnya memang sering terkena banjir jika curah hujan tinggi. Said menuturkan, mereka juga giat gotong royong dan menanam pohon setiap tiga bulan sebagai langkah mengurangi dampak banjir. "Kita juga selalu koordinasi dengan aparatur kelurahan dan kepling kalau curah hujan tinggi dan potensi banjir. Kepada masyarakat juga kita ingatkan jangan membuang sampah sembarangan sehingga tidak memperparah keadaan nantinya," ujar Said. Sementara itu, analis tata kota, Rafriandi Nasution, mengatakan pemerintah harus menyiapkan rencana dan program jangka pendek serta jangka menengah yang matang untuk penanganan banjir. Sehingga masyarakat juga dapat bersikap antisipatif. "Rencana jangka panjang yang paling sesuai adalah dengan membuat resapan serta kanal. Dimulai dari sosialisasi pengerukan parit dan drainase, menegakkan disiplin masyarakat hingga pengerukan sungai seperti Sungai Deli agar tidak terjadi pendangkalan," terangnya kepada Waspada Online. Khusus untuk drainase, Pemko seharusnya juga konsisten melakukan drainase. Drainase terbuka di pemukiman, harus lebih sering dikeruk. Sedangkan drainase tertutup di tengah kota, harus sering disterilisasikan, sehingga pada saat curah hujan tinggi, potensi banjir dapat diminmalisir. Curah hujan yang sangat tinggi ini, menurut Stasiun Meteorologi Kelas I Bandar Udara Polonia Medan, diperkirakan akan melanda sebagian besar wilayah Sumatera Utara hingga awal Januari 2012. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Bandara Polonia, Hartanto, menjelaskan curah hujan tinggi perlu diwaspadai oleh penduduk di sekitar pantai barat dan pantai timur termasuk kota Medan. Sebab curah hujan ini berpotensi menyebabkan hujan dan longsor. Hartono menghimbau kewaspadaan khususnya bagi warga yang tinggal di seputaran lintasan Sungai Belawan, Sungai Barbura dan Sungai Deli. Sebab pola hujan dari arah hulu juga tinggi dan berpotensi banjir. Editor: ANGGRAINI LUBIS (dat03/wol)
|




MEDAN - Tingginya curah hujan yang belakangan menghampiri Kota Medan dalam sepekan terakhir membuat Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengambil langkah antisipasi untuk mencegah datangnya banjir. Sejumlah instansi juga telah siap dan berkoordinasi jika bencana tersebut terjadi.
Comments