Thursday, 22 December 2011 14:13    PDF Print E-mail
Pelayanan publik 2012 harus lebih baik
Warta
WASPADA ONLINE

BANDA ACEH - Pelayanan publik diharapkan lebih baik lagi dan tidak mengurangi perhatian pemerintah dikarenakan akan berlangsungnya pesta politik pemilihan kepala daerah pada 16 Februari 2012, kata pengamat politik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Saleh Sjafei.

"Saya melihat perhatian pemerintah dan legislatif sepanjang 2011 lebih terfokus pada persoalan politik menjelang pilkada, sehingga berpengaruh kurangnya perhatian pada upaya peningkatan pelayanan publik," katanya di Banda Aceh

Sehubungan masih kurangnya pelayanan publik itu, ia mengatakan, sering muncul dan kerap menjadi pemberitaan di media massa yang terjadi di sejumlah daerah di Aceh.  "Karenanya saya berharap pemerintah pada 2012 tidak mengenyampingkan masalah layanan publik, meski masalah suksesi juga penting untuk menentukan masa depan Aceh ke arah lebih baik," kata dosen Fakultas Hukum Unsyiah itu.

Terkait dengan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dilaksanakan pemerintah, Saleh Sjafei menilai sudah baik dan itu harus tetap diberlakukan sepanjang tahun 2012 di provinsi tersebut.

"Program JKA yang bergulir selama ini kita akui membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, namun mungkin ada hal-hal yang harus diperbaiki di masa mendatang," katanya.

Menurut dia, pembenahan yang harus dilakukan adalah pelayanan di rumah sakit jangan sampai terjadi adanya pemisahan tempat rawat inap antara pasien kaya dan miskin.

"Atau sebaliknya, terjadi pemilahan antara pasien miskin dan kaya dalam pemberian layanan kesehatan masyarakat, meski sama-sama warga pemegang kartu asuransi kesehatan (JKA)," kata dia menambahkan.

Di pihak lain, Pemerintah Aceh ke depan juga harus memikirkan agar mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di luar negeri terjamin memperloleh lapangan pekerjaan di Aceh sesuai disiplin ilmunya.

"Beberapa mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya di luar negeri mengeluhkan ketiadaan lapangan kerja untuk mereka di Aceh. Seharusnya hal itu tidak terjadi jika pemerintah juga mau memikirkan masalah lapangan kerja yang tepat untuk mereka," katanya.

Selain itu, Saleh Sjafei juga menyarankan perlunya evaluasi pemerintah terhadap program studi yang dibutuhkan pasar untuk memberikan beasiswa kuliah ke luar negeri.  "Hal itu penting untuk menghindari agar jangan sampai bidang studi yang mahasiswanya kuliah di luar negeri, ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja di Aceh," kata dia menambahkan.

Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat15/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment