|
||||
| Merah Putih gagal total |
| Sports |
|
AUSTIN ANTARIKSA WASPADA ONLINE LIUZHOU, China - Pebulutangkis Indonesia harus menerima kenyataan pahit pada ajang BWF World Super Series Final 2011 di Liuzhou, China, Jumat. Dari empat nomor yang diikuti, Indonesia gagal meloloskan wakilnya. Tahun ini, Indonesia hanya berhak menurunkan empat pemain terbaiknya di tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran pada ajang yang menyediakan hadiah total 500 ribu dolar AS ini. Wakil Merah Putih tersebut adalah Taufik Hidayat dan Simon Santoso (tunggal putra), Mohammad Ahsan/Bona Septano (ganda putra), dan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran). Namun, empat andalan ini gagal meraih sukses karena sudah tersingkir. Keempatnya pun tidak mampu melewati hadangan lawan-lawannya di penyisihan grup. Di tunggal putra, Taufik Hidayat gagal meraih kemenangan. Tergabung di grup B bersama duet China, Chen Long dan Lin Dan, serta Kenichi Tago (Jepang), Taufik mengakhiri kiprahnya sebagai penghuni juru kunci karena dikalahkan Chen Long 21-13, 21-7. Setali tiga uang dengan Taufik, Simon juga menghuni dasar klasemen. Kalah dari Peter Gade dan Lee Chong Wei, Simon pun gagal mengalahkan wakil Jepang, Sho Sasaki. Dalam dua set, Sasaki memaksa Simon angkat koper dengan kemenangan 21-19, 23-21. Di ganda campuran, Tantowi/Liliyana sempat memberikan harapan dengan kemenangan di laga pertama. Namun, dua laga berikutnya berakhir dengan kekalahan. Terakhir, peringkat empat dunia ini menyerah di tangan Zhang Nan/Zhao Yunlei (China) 19-21, 21-18, 14-21. Kegagalan Indonesia dilengkapi pasangan putra Bona Septano/Mohammad Ahsan. Meski menang atas Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia) 19-21, 21-19, 21-14, Bona/Ahsan menyusul rekan-rekannya karena sebelumnya dua kali kalah. Ganda putra peringkat enam dunia tersebut kalah dari Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) 16-21, 21-18, 19-21 dan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (Korsel) 21-23, 16-21. Editor: PRAWIRA SETIA BUDI (dat16/wol/waspada) |




Comments