|
||||
| Pernikaha Ibas-Aliya jangan dipolisitir! |
| Warta |
|
HENNY SUSILO JAKARTA Sebuah pernikahan merupakan hak kita sebagai manusia, karena perkawinan adalah suatu tindak kelanjutan dari cinta pasangan yang kita inginkan. Dan disaat proses tersebut terjadi maka kesempatan tersebut muncul.Ini pula yang terjadi pada pasangan Edhie Baskoro Yudhoyono (putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) dengan Siti Rubi Aliya Rajasa (Putri Hatta Rajasa). Pernikahan tersebut menjadi sebuah polemik yang terjadi saat ini. Beberapa politisi mengatakan bahwa pernikahan tersebut terindikasi dengan banyaknya uang yang akan dihabiskan hanya untuk sebuah resepsi, begitu pula ada yang mengatakan bahwa perkawinan tersebut semata untuk menguatkan kedua partai antara partai Demokrat dan PAN (Partai Amanat Nasional). Selintas saya melihat bahwa sebuah pernikahan yang diadakan oleh kenegaraan sebenarnya sah-sah saja, sebab SBY sebagai pemimpin negara memang pantas untuk mengadakan resepsi pernikahan secara besar-besaran, karena memang SBY adalah seorang presiden RI. Apabila ada yang beranggapan pesimis mungkin hal tersebut hanyalah isu-isu saja. Apalagi beberapa kalangan politisi mengatakan bahwa pernikahan tersebut hanyalah sebuah kedok politik saja untuk sebuah opisisi partai. Saya menganggapnya aneh kedengarannya, karena dalam kehidupan manusia di dunia siapa saja berhak untuk mendapatkan pasangannya, karena takdir, hidup, mati kita ada pada Allah SWT. Jadi saya tidak sepakat bahwa para kalangan politisi ini justru menjadikan pernikahan Ibas dan Aliya ini menjadi lahan untuk mengintimidasi publik. Menikah itu menurut agama sendiri adalah sebuah kewajiban, jadi apabila unsur politik dijadikan bahan intimidasi untuk kepentingan pribadi, maupun kepentingan golongan untuk sebuah pernikahan anak dari pemimpin negara, ini adalah kesia-siaan saja menurut saya. Yang perlu saya tegaskan kembali disini adalah seharusnya para politisi yang pesimis tersebut berjalan bersama untuk kelangsungan kesejahteraan rakyat, bukan mengurusi hal yang bukan wewenangnya. (dat15/inilah) |




Sebuah pernikahan merupakan hak kita sebagai manusia, karena perkawinan adalah suatu tindak kelanjutan dari cinta pasangan yang kita inginkan. Dan disaat proses tersebut terjadi maka kesempatan tersebut muncul.
Comments