|
||||
| PT PLN segera dipanggil dewan |
| Warta |
WASPADA ONLINE MEDAN -Pemutusan aliran listrik Puskesmas Padangbulan dilakukan PT PLN Medan jadi buah bibir. Buntutnya, PT PLN tidak hanya dicerca masyarakat, tetapi akan berurusan dengan DPRD Medan. “Kita akan panggil PT PLN untuk menjelaskan masalah ini. Karena telah banyak pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan terkait pembayaran rekening listrik, termaksud soal Puskemas Padang Bulan,” kata anggota Komisi C DPRD Medan, A Hie, tadi malam. Dikatakan, pihaknya saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan PT PLN. Bukti-bukti itu berdasarkan laporan masyarakat yang diterima dewan. “Pemanggilan nanti berupa rapat dengar pendapat. Setelahnya, kita akan tentukan tindakan berikutnya terhadap PLN Medan,” kata dia. Terkait masalah pemutusan listrik di Puskesmas Padang Bulan yang merupakan milik Pemerintah Kota Medan, A Hie mengecam tindakan itu. PT PLN dinilainya tidak mempedulikan keberadaan puskesmas sebagai infrastruktur pelayanan kesehatan publik. Diakuinya, saat ini PLN tengah fokus menindak pelanggaran penggunaan listrik di instansi pemerintah. “Selayaknya pelayanan publik harus ada perhatian. Apalagi Puskesmas harus ada toleransi. Lagian, bukan mereka tidak mau bayar, namun selayaknya suatu instansi pemerintah, mereka memiliki mekanisme pembayaran rekening tersendiri, beda dengan rumah tangga biasa,” terang A Hie. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Syaiful Bahr, mengatakan pihaknya akan memeriksa hal tersebut. “Nanti kita akan periksa masalah ini. Saya akan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Medan,” ucapnya singkat. Editor: SUWANDI (dat16/orbit) |




MEDAN -Pemutusan aliran listrik Puskesmas Padangbulan dilakukan PT PLN Medan jadi buah bibir. Buntutnya, PT PLN tidak hanya dicerca masyarakat, tetapi akan berurusan dengan DPRD Medan
Comments