Friday, 21 October 2011 14:55    PDF Print E-mail
The Three Musketeers: ‘All for one, one for all ‘
Ragam
WASPADA ONLINE

Kisah melegenda para jagoan pedang Three Musketeers kembali diangkat ke layar lebar oleh Paul W. S. Anderson, aktor intelektual yang mendalangi film The Three Musketeers. Tidak seperti film The Man in the Iron Mask yang lebih kental nuansa drama dari cerita yang juga berporos pada kisah ksatria elit asli Perancis tersebut, The Three Musketeers lebih banyak menyajikan aksi petualangan dibumbui adegan komedi.
Dibuka oleh prolog sejarah awal dari pemerintahan raja Louis XIII (Freddie Fox), tanpa basa-basi Athos (Matthew McFayden), Aramis (Luke Evans) dan Porthos (Ray Stevenson) langsung memamerkan kelihaian mereka dalam beraksi pada menit awal adegan. Bersama Milady (Milla Jovovich), mereka berusaha membobol ruang rahasia peninggalan Leonardo da Vinci untuk menemukan rancangan kapal laut berbalon udara.

Ternyata Milady mengkhianati para musketeers dengan menyerahkan cetak biru kapal rancangan da Vinci kepada Duck of Buckingham (Orlando Bloom). Setahun berselang, d’Artagnan (Logan Lerman) yang baru beranjak dewasa dengan kepongahan sikap yang masih meluap, merantau ke kota Paris untuk merealisasikan cita-citanya menjadi musketeer seperti ayahnya. Dia berjumpa dengan three musketeers dalam pertemuan yang melibatkan mereka dalam pertarungan adu pedang melawan pasukan Rochefort (Mads Mikkelsen), tangan kanan kardinal Richelieu (Christoph Waltz).

Milady menjadi agen ganda untuk membantu kardinal Richelieu mengkudeta kekuasaan Louis XIII dengan cara menciptakan perang menggunakan taktik adu domba antara Perancis melawan Inggris. Mereka merekayasa kisah perselingkuhan antara ratu Anne (Juno Temple) dengan Buckingham. Kalung bertahtakan berlian yang menjadi pengikat cinta Louis XIII dengan Anne, dilarikan Milady ke Inggris untuk menciptakan drama perselingkuhan serasa nyata, dengan tujuan menciptakan perang antara dua negara yang memiliki armada perang tangguh.

Constance (Gabriella Wilde) -pelayan ratu yang jatuh hati pada d’Artagnan- atas instruksi dari sang ratu yang mampu mencium niatan busuk Richelieu, diutus untuk meminta d’Artagnan bersama para Musketeers menyeberang ke Inggris untuk mengembalikan kalung miliknya demi kelangsungan pernikahannya dan mencegah meletusnya perang. Misi penyelamatan musketeers tidaklah mudah, karena Richelieu memerintahkan Rochefort untuk menggagalkan misi tersebut ditambah dengan adu taktik yang harus dilakoni d’Artagnan cs melawan Milady yang telah khatam dengan gaya dan strategi para musketeers.

The Three Musketeers mengingatkan akan petualangan Jack Sparrow yang dibungkus dalam efek slow motion ala The Matrix. Pengambilan sudut kamera dalam suguhan manipulasi CGI yang akan sangat memanjakan mata apabila ditonton melalui lensa kacamata 3D. Nantikan aksi ksatria pedang pemberani dengan slogan “all for one, one for all” dalam waktu dekat di kota Anda. 

Editor: ANGGRAINI LUBIS
(dat14/21cineplex)

www.femina.co.id

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment