Thursday, 20 October 2011 06:19    PDF Print E-mail
Truk sampah berpengeras suara diaktifkan
Warta
WASPADA ONLINE  

MEDAN – Dinas Kebersihan Medan bulan depan mulai mengaktifkan mobil pengangkut sampah berpengeras suara. Perangkat baru ini diharapkan dapat mendorong masyarakat membuang sampah tepat waktu.

“Bulan depan kita akan aktifkan truk sampah dengan berpengeras suara. Nantinya akan ada suara seperti ’sampah... sampah’ yang sudah direkam di kaset. Dengan begitu, ketika truk sampah tiba, masyarakat dapat langsung membuang sampahnya,” ujar kata Kadis Kebersihan Medan Pardamean kemarin. Selama ini, kata Pardamean, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah tepat waktu juga masih kurang.

Di sisi lain, Dinas Kebersihan Medan memiliki keterbatasan, hanya dapat mengutip sampah dari rumah-rumah warga pada pagi dan sore hari. “Kendalanya sering terjadi, ketika truk pengangkut sampah datang pukul 08.00 WIB, masyarakat baru membuang sampah pukul 09.00 WIB. Makanya, baru bisa diangkut sorenya, sehingga sampah terlihat menumpuk padahal sebelumnya truk sudah mengangkut,” terangnya.

Pardamean mengimbau masyarakat agar dapat turut serta berperan dan disiplin saat membuang sampah. “Selain itu, kita juga meminta tanggung jawab camat dan lurah.Seharusnya jika di luar jam truk pengangkutan sampah,penumpukan sampah menjadi tanggung jawab mereka,” ucapnya.

Terkait masalah kebersihan pasar yang ada di Medan, seperti disinggung Walikota Medan, Rahudman Harahap, Pardamean mengklaim sampah yang ada di pasar-pasar di Medan telah rutin diangkut.

“Kami sudah rutin kutip sampah dari TPS ke TPA, kami sudah bersihkan semua, terkadang dari pasar itu datang sampah dari lantai atas pasar yang sebenarnya ini menjadi tanggung jawab PD Pasar. Karena itu,kami juga meminta agar PD Pasar dapat meningkatkan PAD-nya. Selama ini untuk membantu kebersihan 54 pasar yang ada di Medan,PADnya hanya Rp61 juta,” terang Pardamean.

Sebelumnya, dari hasil sidak yang dilakukan Walikota Medan Rahudman Harahap, masih ditemukan tumpukan sampah di Pasar Petisah Medan. Padahal, sampah tersebut sudah harus diangkut sebelum pukul 10.00 WIB. Tumpukan sampah ini ditemukan di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) Pasar Petisah di Jalan Rotan.

Selain menemukan sampah yang menumpuk, sejumlah gerobak sampah juga teronggok tidak beraturan di tepi jalan,sehingga mengganggu lalu lintas. “Saya minta kepada Kadis Kebersihan segera mengangkut sampah di TPS ini, proses mengangkut kontainer ke TPS harus segera berjalan,juga menata letak sejumlah gerobak agar tidak mengganggu lalu lintas,” ucap Rahudman.

Dia menyebutkan, sidak ini dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan kepedulian semua instansi terkait,sehubungan dengan penilaian Adipura. Karena itu, Rahudman berharap semua SKPD dapat mengerti dan memahami lebih luas apa saja yang harus dipersiapkan, sehingga ada kebersamaan untuk meraih Adipura.

Apalagi tahun ini, Rahudman mengharapkan agar Pemko Medan dapat kembali meraih penghargaan Adipura. “Tahun ini kita harus dapatkan Adipura,makanya sebelum saya bentuk tim kecil, saya lihat dulu ke lapangan.Ternyata masih banyak sampah dan batubatu kecil dibiarkan di jalan, itu tentu menurunkan nilai.Pasar itu harus bersih, bobot nilai pasar itu 9, pasar inilah kuncinya jika mau mendapatkan Adipura,” ujar Rahudman di sela-sela sidak ke Pasar Petisah Medan, kemarin.

Untuk itu, kata Rahudman, dengan melakukan sidak ini, maka pihaknya dapat mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga Adipura tahun ini bisa diperoleh

Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat15/sindo) 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment