Monday, 17 October 2011 13:08    PDF Print E-mail
Ramadhan: Politisi jangan asal bicara
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Anggota Panitia Kerja Perbatasan Komisi II DPR Ramadhan Pohan menegaskan tidak ada penyerobotan wilayah oleh Malaysia di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat.
 
Oleh karena itu, dia mengimbau politisi Indonesia dari partai mana pun agar menyampaikan berita sesuai fakta, jangan asal bicara. Karena diketahui, terjadi keributan soal masalah perbatasan karena pernyataan Wakil Ketua Komisi I DPR dari PDI Perjuangan, Tb Hasanudin.
 
“Hasil temuan kami bahwa tidak ada pencaplokan. Kami langsung ke Tanjung Datu, bahwa di sana ada taman dan konservasi penyu, silakan saja karena yang di sana itu memang wilayah Malaysia yang dibangun, karena Tanjung Datuk dibagi 2, ada wilayah Indonesia sebagian, sebagian lagi Malaysia,” kata Ramadhan, di Hotel Hyatt, Jakarta, siang ini.
 
“Mari kita para politisi Indonesia, siapa pun, partai apa pun, untuk menyampaikan berita sesuai fakta, tidak ada persoalan nasionalisme di sana, yang ada adalah persoalan kemiskinan, ketiadaan infrastruktur,” imbuhnya.
 
Selain itu, Ramadhan mendorong Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan untuk mengelola perbatasan sebaik mungkin. Kalaupun ada keinginan sebagian pihak untuk mengoreksi nota kesepahaman Indonesia-Malaysia yang ditandatangani 1978 di Semarang, hal itu harus dibicarakan secara bilateral.
 
“Karena MoU tidak bisa dibatalkan sepihak,” katanya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi juga mengkritik politisi di kedua negara. “Jadi ruwet karena politisi turut campur, baik politisi Malaysia maupun Indonesia pokoknya persoalan ini jangan dipolitisir,” katanya.

Editor: FAZARIS TANTI

(dat06/okezone)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment