|
||||
| Malaysia tegaskan tak ada pencaplokan |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Menteri Pertahanan Malaysia, Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi menegaskan, bahwa tidak ada penggeseran tapal batas wilayah Republik Indonesia di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat.“Saya terima kasih ke Pak Djoko Suyanto (Menko Polhukam) dan Laksamana Agus (Panglima TNI), Pak Ramadhan Pohan. Komisi II baru pulang dari sana, daerah yang dituduhkan bahwa patok itu dipindahkan,” ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, hari ini. Menurut Ahmad, apa yang dikatakan Djoko Suyanto dan Laksamana Agus bahwa tidak ada pencapolakan wilayah oleh Malaysia, sudah tepat sesuai dengan perjanjian 1891, 1915, 1928. “(Ini keputusan) komisi bersama boundry (tapal batas) antara Indonesia dengan Malaysia. Ada pertemuan Menlu di Kuala Lumpur pada 10 Oktober lalu. Persoalan ini tidak ada pencaplokan yang berlaku,” tegasnya. Dalam kunjungan kenegaraan ini, Ahmad mengaku hendak mempertegas hal tersebut, sekaligus kembali mempererat hubungan bilateral Malaysia dengan Indonesia. “Supaya hubungan Malaysia-Indonesia kembali aman dan tidak ada isu soal tapal batas ini dipolitikkan,” ujar dia. Soal politik, pihaknya tidak ingin ikut campur. Dan pembahasan resmi soal tapal batas ini lebih pada pengukuhan wilayah masing-masing agar hubungan kedua negara tidak dimanfaatkan pihak ketiga yang akan memperkeruh suasana. “Saya enggak mau campur soal itu. Kakek saya lahir di Yogya dan Ponorogo. Saya bukan mau membela Indonesia atau Malaysia, tapi hubungan kedua negara harus dikukuhkan supaya tidak jadi mainan pihak ketiga,” tutupnya. Editor: FAZARIS TANTI (dat06/okezone) |




JAKARTA - Menteri Pertahanan Malaysia, Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi menegaskan, bahwa tidak ada penggeseran tapal batas wilayah Republik Indonesia di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat.
Comments