|
||||
| M Razi sumbang perak buat Aceh |
| Sports |
|
WASPADA ONLINE PEKANBARU - Memasuki hari kedua penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI/2011 di Riau baru-baru ini, duta olahraga pelajar Aceh baru menyumbang satu medali perak. Satu-satunya medali perak bagi kontingen Aceh itu dipersembahkan Muhammad Razi dari cabang atletik yang turun di nomor lompat tinggi. Atlet yang kini menjadi andalan PPLP Aceh itu gagal meraih emas setelah mencatat lompatan setinggi 1,85 meter. Bahkan, pada lompatan terakhir setinggi 1,88 meter, Razi sempat didiskualifikasi oleh wasit karena kakinya melewati garis. Namun, setelah melalui pendekatan yang dilakukan pelatih, Razi akhirnya diizinkan melakukan lompatan terakhir. Dengan kegagalannya itu, Razi akhirnya harus puas dengan medali perak. Medali emas di nomor ini direbut Ramdani Febrianto (NTB) yang berhasil mencatat lompatan setinggi 1,88 meter dan medali perunggu untuk Wayan Eka Humiarta (Bali/1,80 m). Kegagalan Razi ini sangat disayangkan oleh ofisial kontingen Aceh. Pasalnya, Razi merupakan atlet Aceh yang sudah lolos ke PON XVIII/2012 dengan memiliki lompatan setinggi 1,93 meter. Salah seorang wasit nasional atletik asal Aceh, Almansyah SIP, mengatakan kegagalan Razi karena tidak ditangani secara benar. “Saya tahu sekali, salah seorang pelatih yang menangani Razi adalah pelatih pencak silat. Jadi, bagaimana pula dia bisa melatih atlet atletik?” tanyanya. Selama kariernya sebagai atlet lompat tinggi, Razi tergolong berbakat dan telah dibuktikannya di berbagai kejuaraan tingkat nasional. Catatan lompatan terbaiknya adalah 1,95 meter yang diukirnya pada Kejuaraan Atletik Antar-PPLP 2010 di Papua. Selain Razi, atletik yang dimainkan di Stadion Rumbai juga menurunkan Rudini, Riska, dan Irfan Mirza. Namun, ketiganya gagal mempersembahkan medali bagi Aceh. Rudini gagal di nomor lempar cakram dengan merebut posisi IX, Riska menempati posisi VI (lompat jangkit), dan Irfan Mirza berada di peringkat IV lari 400 meter. Hasil menggembirakan ditoreh Asrul Sani yang turun di cabang tinju yang kali ini berstatus sebagai eksibisi di Popnas. Petinju yang akrab disapa Acong ini melaju ke semifinal setelah menang angka dari Alvond Weyab (Papua). Di semifinal, Acong bertemu Rully (Maluku). Pada Sabtu ini, dua atlet atletik putri Aceh kembali turun bertanding untuk memperebutkan medali emas. Kedua atlet tersebut adalah Cut Aklina dan Rika Maharani yang bertanding di nomor lompat tinggi. “Kami berharap di hari ketiga nanti atlet-atlet Aceh mempersembahkan medali emas,” kata Fauzi Ibrahim SE selaku Wakil Ketua Kontingen Aceh. |




Comments