Monday, 26 September 2011 18:33    PDF Print E-mail
2015 perempuan Arab Saudi bisa memilih
Warta
WASPADA ONLINE

RIYADH - Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud akhirnya mengizinkan kaum perempuan di negaranya, untuk yang pertama kalinya, berhak memberikan suaranya dalam pemilu. Tak hanya itu, perwakilan perempuan itu juga akan diizinkan menjadi anggota Dewan Syura yang menjadi dewan penasihat raja.

Dan yang terpenting, sejak 2015, perempuan di Arab Saudi akan diizinkan mencalonkan diri sebagai kandidat. Ia bisa memilih dalam Pemilu Legislatif lokal pada tahun itu.

Keputusan Raja Abdullah itu disampaikan secara langsung dalam pidato singkat di hadapan Dewan Syura, Minggu 25 September 2011 malam. ”Kami menolak memarginalkan perempuan dalam berbagai peranan di masyarakat yang tidak bertentangan dengan syariat" kata Raja Abdullah. " Setelah berunding dengan para ulama senior, kami memutuskan akan melibatkan perempuan sebagai anggota Dewan Syura, dimulai masa bakti yang akan datang,”

Keputusan raja yang berkuasa di negara ultra-konservatif ini di luar perkiraan para aktivis perempuan yang telah lama berjuang untuk meraih hak politiknya. Negara ini mengekang hak-hak perempuan, termasuk dilarang mengendarai mobil sendirian.

Para perempuan itu, hanya bisa mengendarai mobil jika mendapat izin tertulis dari kerabat lelaki, apakah itu ayah, suami, kakak, atau adik laki-laki untuk bekerja, bepergian ke luar negeri atau pun menjalani operasi medis. Seluruh aturan syariat itu dijaga, bahkan ada polisi khusus yang berpatroli di jalanan untuk mengawasi pemisahan antara kaum perempuan dan laki-laki.

Keputusan Raja Abdullah ini dipandang sebagai perubahan kebijakan signifikan dalam reformasi politik di negara monarki absolut yang didukung para ulama aliran Wahabi yang sangat konservatif dan memberlakukan hukum syariat dengan ketat itu.
(dat06/tempo)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment