Wednesday, 21 September 2011 13:44    PDF Print E-mail
Polemik Persebaya berbelit
LPI
DONI HERMAWAN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Polemik Persebaya tak juga menemui titik terang. Niat DPRD kota Surabaya memediasi kedua kubu juga tak berhasil. Persebaya 1927 tak hadir sehingga mediasi batal. Demikian diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Armudji, baru-baru ini.
    
Dikatakan, pertemuan yang dijadwalkan digelar 19 September lalu di ruang Komisi A adalah tindak lanjut dari keputusan PSSI yang memberikan Persebaya kesempatan menyelesaikan konflik secara internal.
    




"Tapi sayangnya upaya mempertemukan dua kubu belum ada hasilnya karena kubu Persebaya 1927 tidak hadir. Nanti akan coba kita undang lagi sebelum pendaftaran tutup. Persoalannya, pendaftaran kompetisi tinggal beberapa hari lagi," katanya.
    
Menurut dia, sebaiknya persoalan Persebaya diselesaikan secara internal, sebab jika persoalannya diselesaikan secara hukum maka persoalan akan bertambah panjang, dan Persebaya sendiri terancam tidak bisa mengikuti kompetisi yang pendaftarannya tinggal beberapa hari lagi.
    
"Nanti kita kirim rekomendasi ke PSSI. Tapi yang bisa memutuskan Persebaya dapat mengikuti kompetisi atau tidak tetap PSSI," ujarnya.
    
Sementara itu, pertemuan Cholid Goromah (CEO PT Persebaya Indonesia) dengan La Nyalla Mahmud Mattalitti selaku Ketua Komite Hukum PSSI belum menunjukkan sinyal bakal bersatunya kedua kubu. Bahkan, pihak Nyalla menyatakan Cholid siap menerima apa pun keputusan PSSI.
    
"Cholid tak ingin penyelesaian Persebaya sampai ke ranah pengadilan. Dia akan legowo dengan segala keputusan PSSI. Terpenting, Cholid menginginkan Persebaya tetap bisa ikut kompetisi," kata Nyalla.
    
Sayangnya, Cholid tidak mau memberikan pernyataan tegas mengenai hasil pertemuannya dengan Nyalla. Sebaliknya, dia menyerahkan semua pernyataan terkait hasil pertemuan itu kepada Nyalla.
    
Nyalla juga memberikan sinyal jika Persebaya versi Wishnu Wardhana atau yang bernaung di bawah PT Mitra Muda Inti Berlian yang berhak mengikuti kompetisi PSSI.

Editor: PRAWIRA SETIA BUDI
(dat06/wol)