|
||||
| Djohar tunggu laporan musdalub |
| Sports |
|
AUSTIN ANTARIKSA Ini terjadi setelah dua calon ketua, Darwin Syamsul dan Kamaluddin Harahap, sama-sama mengklaim resmi menjadi orang nomor satu di PSSI Sumut. Bila Darwin terpilih melalui proses yang sah sesuai mandat PSSI, maka Kamaluddin terpilih lewat Musdalub tandingan yang didukung 23 pengcab/klub. Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menyayangkan terjadinya dualisme tersebut. Tapi mengenai sikapnya, dia mengaku masih menunggu laporan dari panitia pelaksana Musprovlub maupun caretaker PSSI Sumut Brigjen TNI Bernhard Limbong-red. Saya belum menerima laporan dari panitia maupun caretaker PSSI Sumut,” ujar Djohar dalam kunjungannya ke Harian Waspada dan Waspada Online di Jl Brigjen Katamso Medan, Senin. “Yang pasti, kita menyayangkan adanya perpecahan lagi di Sumut. Apalagi sepakbola kita sudah jauh ketinggalan di tingkat nasional,” tukasnya, sembari menambahkan seharusnya petinggi sepakbola di Sumut tidak lagi berselisih. Dampaknya, menurut Djohar, program pengembangan sepakbola di Sumut terbengkalai, apalagi sekarang Sumut akan menghadapi PON. “Alangkah baiknya kedua kubu duduk bersama dan mencari solusi terbaik lewat jalan musyawarah dan kekeluargaan. Jangan nantinya seperti Kongres PSSI yang sampai empat kali setahun,” saran Djohar, didampingi Wakil Bendahara PSSI H Husni Hasibuan. Sebagai putra Sumut, Djohar pun berjanji secepatnya akan menyelesaikan masalah yang menimpa PSSI Sumut. Dikatakan, pihaknya akan menyelesaikan masalah tersebut dengan meminta laporan dari caretaker dalam waktu dekat. “Malu saya jika karena hal ini Sumut malah tidak lolos PON,” ujarnya juga mengakui bahwa sepakbola sudah kalah dibanding Aceh dan Jawa Timur. Ditanya tentang nasib PSMS mengikuti kompetisi level teratas mendatang, Djohar mengatakan bahwa harapan tingginya agar tim kesayangannya itu dapat lolos verifikasi Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) sekalipun pembenahan maupun persiapan PSMS tersendat-sendat, khususnya di internal organisasi. |




MEDAN - Kondisi sepakbola Sumatera Utara (Sumut) tak kunjung membaik menyusul dualisme yang terjadi dalam Musprovlub PSSI Sumut dengan agenda memilih ketua umum periode 2011/2015 di Hotel ASEAN Medan, hari Minggu lalu.
Comments