Thursday, 18 August 2011 10:43    PDF Print E-mail
Merger Real Mataram-PSS terancam batal
LPI
DONI HERMAWAN
WASPADA ONLINE

     
MEDAN - Kabar merger antara PSS Sleman dan klub Liga Primer Indonesia (LPI), Real Mataram tak kunjung jelas. Bahkan kabarnya kini Real Mataram malah didekati oleh PPSM Magelang.
     
Kabar ini tak ditampik CEO Real Mataram, Erik Pujoadi. Ia mengakui bahwa PPSM telah menyatakan niat untuk merger dengan Real. Namun Erik enggan menanggapi lebih detil karena masih menunggu kepastian PSS. Soal kelanjutan merger, Erik menegaskan semuanya diserahkan pada PSS.
     




“Saya nothing to lose
saja soal merger ini dan tidak mau ambil pusing lagi. Biarlah saya menunggu jawaban akhir dari PSS, yang  jelas itikad kami baik dan tidak ada unsur lain di balik semua itu,” ujar Erik.
     
Mengenai Memorandum of Understanding (MoU) yang diajukan kepada PSS, menurutnya itu hanyalah sebuah upaya untuk mendapatkan gambaran nanti ke depannya itu seperti apa. Diutarakannya lebih lanjut bahwa MoU itu hanya untuk lebih dapat meyakinkan konsorsium.
     
Ia bahkan tak mengira jika permasalahan MoU yang diajukan ini akhirnya membuat terhambatnya proses merger yang sebelumnya telah disepakati kedua tim.
     
“Kami tetap menghargai apa yang dilakukan PSS saat ini. Tapi kami juga tidak ingin berlama-lama dengan ketidakjelasan ini, karena kami juga dikejar deadline dari Pusat,” tambah Erik.
     
Baginya, PSS merupakan tim besar sehingga wajar jika MoU yang diajukan pihaknya tersebut sampai dikoreksi enam kali. Jika tim Super Elang Jawa (julukan PSS) tersebut belum memberikan kejelasan, kemungkinan merger tersebut akan resmi batal.

Editor: AUSTIN ANTARIKSA
(dat06/wol)