Tuesday, 02 August 2011 11:43    PDF Print E-mail
Taman Kota Medan penuh spanduk
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN - Sejumlah taman di Kota Medan masih dipenuhi spanduk ucapan selamat menunaikan puasa dari tokoh pemuda, masyarakat, politisi dan lainnya. Kondisi ini membuat taman menjadi kurang indah. Sebelumnya, Walikota Medan, Rahudman Harahap, menegaskan, tidak ada spanduk dipasang di taman-taman kota ini.

Dari hasi pantauan adapun taman yang masih dipenuhi spanduk seperti di Taman Iskandar Muda simpang Wahid Hasyim, Jalan Tritura persimpangan Sisingamangaraja (Simpang Marindal), Simpang Limun, Jalan Juanda simpang SM Raja, Jalan Djamin Ginting simpang AH Nasution, dan lainnya. Pada umumnya yang berada di kawasan pinggiran.

Sebelumnya, Erwin Lubis menjelaskan pihaknya sudah menertibkan spanduk-spanduk terpasang di taman kota. Bahkan, papan reklame permanen juga tidak diperkenankan lagi. Pihaknya tidak akan mengeluarkan izin setiap permohonan disampaikan.

Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri, ketika dikonfirmasi menegaskan, pihaknya akan memerintahkan Dinas Pertamanan untuk membuka semua spanduk-spanduk yang dipasang di taman-taman kota. Karena bila dibiarkan, maka akan membuat semak, merusak estetika kota.

“Ada tempat yang diberikan untuk memberikan informasi atau ucapan. Saya akan meminta Kadis Pertamanan Kota Medan Erwin Lubis segera melakukan penertiban. Segera turunkan spanduk-spanduk tersebut. Jangan buat semak atau merusak keindahan,” jelasnya.

Dia menambahkan, pemasangan spanduk di pagar taman kota dari dahulu tidak dibenarkan. Hal ini terjadi akibat pembiaran dan tidak ada ketegasan. Ke depannya pengawasan dan himbauan larangan untuk pemasangan terus dilakukan agar tidak terulang.

“Sudah saatnya taman terlihat indah, cantik, asri dan nyaman. Bukan seperti sekarang ini. Kami lagi mau ditata kalau tidak dari sekarang. Taman harus dibenahi sesuai arahan pak wali,” tambahnya.

Kadis Pertamanan Kota Medan, Erwin Lubis, sendiri mengaku siap dan segera memerintahkan stafnya menertibkan spanduk-spanduk liar ini.“Siap pak. Nanti saya minta staf menurunkan semua spanduk di taman kota,” jawabnya.

Sebelumnya, Walikota Medan, Rahudman Harahap, mengatakan, semua taman di Kota Medan harus maksimal paling lambat Desember 2011. Apabila tidak maksimal menujukkan ketidakmampuan Erwin menata taman. Sebab, program ini dijadikan tolak ukur kemampuan kadis dalam melaksanakan perintah.

Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat01/waspada)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment