Friday, 29 July 2011 18:10    PDF Print E-mail
Bogasari naikkan stok untuk Ramadhan
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN - PT Indofood Sukses Makmur Bogasari Flour Mills menaikkan stok terigu untuk wilayah Sumut dan Aceh hingga 20 persen atau mencapai 10.000 ton guna memenuhi permintaan yang diperkirakan semakin melonjak tajam mulai seminggu Ramadhah.

"Manajemen sudah menyiapkan stok yang meningkat 20 persen atau capai 10.000 ton karena ada prakiraan terjadi lonjakan permintaan di Ramadhan," kata Regional Manager PT Indofood Sukses Makmur Bogasari Flour Mils untuk wilayah Sumatera bagian utara (Sumbagut), Effendi, di Medan.

Stok terigu yang sebesar 10.000 ton itu masing-masing 8.000 ton untuk Sumut dan 2.000 ton di Aceh, katanya dan menambahkan bahwa permintaan pada sepekan terakhir atau mendekati Ramadhan justru semakin menurun setelah naik sekitar lima persen di awal Juli.

"Tidak akan ada masalah dalam pengadaan terigu di Sumut maupun Aceh menjelang dan selama Ramadhan Juli-Agustus mendatang karena manajemen sudah menyiapkan stok yang memadai,"katanya.

Harga juga tidak dinaikkkan dimana harga tebus seperti merek Segitiga Biru masih sebesar Rp159.000 per karung isi 25 kilogram. Dengan stok yang aman, warga diminta tidak perlu khawatir dengan melakukan aksi borong yang bisa memicu pedagang berspekulasi menaikkan harga jual.

Manajemen juga siap menjaga kelancaran distribusi terigu itu di pasar dan kalau dinilai perlu, Bogasari juga bisa turun ke pasar, kata Effendi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, H.Darwinsyah, mengatakan, stok terigu di Sumut cukup aman atau mencapai 18.000 ton dari kebutuhan yang diperkirakan mencapai 14.000 ton selama Ramadhan.

Hasil pantauan, kata dia, harga terigu cenderung stabil atau masih di kisaran Rp7.000 per kg.

Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumut, Nasser Atorf, mengakui, tim mengkhawatirkan terjadinya kenaikan harga berbagai barang menjelang Ramadhan sehingga bisa memicu inflasi.

Tim sudah melakukan rapat dan sudah meminta instansi/dinas terkait melakukan pertemuan dengan asosiasi atau distributor membicarakan kepastian stok dan distribusi barang sehingga kenaikan harga bisa ditekan.

Dengan kelancaran pasokan dari produsen dan distributor, maka pengadaan dan harga jual di pasar akan aman.Diakui, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, lonjakan harga sulit dihindari, tetapi harus tetap dilakukan berbagai upaya agar kenaikan tidak terlalu tinggi.

Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat05/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment