Friday, 29 July 2011 10:10    PDF Print E-mail
Kepsek SMP N 40 Medan manipulasi daya tambung PSB TP 2011
Warta
ISA ANSHARI
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

MEDAN - Masyarakat sekitar yang anaknya ingin masuk ke  SMP Negeri 40 Medan, sangat kecewa atas perlakuan kepala sekolah SMPN 40 Medan Dra.Fimareny yang melakukan manipulasi daya tampung saat penerim,aan siswa baru tahun pelajaran (PSB TP) 2011 ini. Pasalnya, daya tampung yang diumumkan kepala sekolah dipapan pengumuman pada saat mendaftar untuk tahun ini hanya 225 siswa, ternyata ketika ditinjau dan didata siswa kelas 1 yang masuk belajar sampai hari ini 240 siswa. Demikian disampaikan Wardi Lubis salah seorang calon orangtua murid yang anaknya diduga karena korban manipulasi kepada wartawan Rabu (27/7) di rumahnya Jln Kelambir Lima  Medan.

“Saya tau betul data peristiwa manipulasi di SMPN 40 Medan ini, karena TP 2010 daya tampung PSB nya 240 siswa, tiga siswa tinggal kelas. Maka seharusnya daya tampung PSB TP 2011 sebanyak 237 siswa. Tapi kenapa diumumkan daya tampung PSB TP 2011 hanya 225 siswa saja? Lebih mengherankan, ketika ditinjau jumlah siswa yang masuk belajar ternyata 240 siswa,” ungkapnya

Berdasarkan informasi dari perugas Tata usaha yang tidak ingin disebukan namanya, membenarkan terjadinya manipulasi daya tampung PSB TP 2011 kemarin. Sebab saat ini siswa kelas 1 sebanyak 6 kelas dengan tiap kelas diduduki 40 siswa, termasuk tiga orang siswa tinggal kelas. Berarti kuat dugaan ada 12 siswa yang menjadi sisipan kepala sekolah. Konon kabarnya, ke 12 siswa tersebut membayar kepada kepalas sekolah,  berirama antara Rp. 1 juta sampai Rp. 2 juta.

Disebutkannya, selama hampir setahun Filmareny menjabat kepala sekolah, dinilai arogan tidak menunjukkan jiwa pemimpin, bahkan dikenal rakus terkait dengan anggaran dan pembiayaan. Sebagian besar guru sangat tidak simpati dengan sikap kepala sekolah tersebut. “Makanya ini menjadi kesempatan bagi bu Filmareny, untuk memanfaatkan jabatannya meraup uang calon siswa yang disisip, ucapnya,  Rabu (27/7), di SMPN 40 Medan.
Sementara itu, Direktur Lingkaran Pemantau Aparatur Negara (Lipan) Kota Medan Muhammad Muharmadi SH, mendesak Walikota Medan Rahudman Harahap untuk menindak kepala sekolah Negeri yang bermain dalam PSB. Sebagaimana janji walikota yang dipublikasikan kebeberapa surat kabar harian, baru baru ini.

“Kita menuntut janji Walikota Medan yang disampaikannya kepada public untuk menindak kepala sekolah yang bermain dalam PSB. Kita akan melihat bukti, bukan janji, Sebab janji pemimpin itu amanah, dan sangat fatal jika dingkari,” ucap  Muharmadi, dikantornya jalan Abdulah Lubis Medan.

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment