|
||||
| Pemkab Madina tak perduli pariwisata |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE PANYABUNGAN - Berbagai elemen di Kabupaten Mandailing Natal sangat prihatin melihat potensi pariwisata daerah itu yang sama sekali tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat. Akibat tak serisnya pemerintah daerah mengelola potensi yang dimiliki itu,masyarakat yang ingin berdarma wisata harus keluar kabupaten,karena daerah itu sama sekali tidak memiliki tujuan wisata yang layak untuk dikunjungi. “Kita sangat prihatin sekali melihat potensi pariwisata Madina tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah bahkan Pemkab Madina terlihat tidak berminat mengembangkan pariwisata itu,” ujar S.Nasution, 56, seorang aktivis LSM di daerah itu. Kata dia,meski Madina kaya akan potensi wisata,namun Pemkab Madina belum mampu menjadikan potensi ini menjadi salah satu sektor unggulan bagi peningkatan perekonomian masyarakat,khususnya untuk peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD). Hal yang sama juga disampaikan Pendi Ahmed Lubis ( pengurus DPD KNPI), Lokot Husda Lubis (tokoh masyarakat) dan Hasan Nasution (aktivis mahasiswa ) saat ini sektor pariwisata di Madina masih jalan di tempat, tak satupun yang dibangun maupun dikembangkan sebagai salah satu sektor andalan dalam pengembangan perekonomian masyarakat dan daerah. Mereka mengungkapkan tempat-tempat wisata di daerah ini sangat memprihatinkan baik dari segi fasilitas penunjang,sehingga membuat potensi pariwisata tersebut tidak bisa berkembang seperti di daerah lain. “Potensi wisata di Madina sangat berbeda bahkan memiliki keunggulan dan keunikan luar biasa dibandingkan dengan daerah lain,namun amat disayangkankan,pemerintak tak serius mengelolanya untuk kepentingan masyarakat dan pendapatan daerah,” ujar Lokot Lubis. Ketiga elemen itu menjelaskan, pemerintah daerah harus bisa mendorong pengembangan sektor pariwisata sesuai karakteristik dan potensi yang ada di masing – masing daerah. “Sudah saatnya pariwisata di derah dijadikan sektor penunjang peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) khususnya di daerah pedesaan. Sinergisitas pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat sangat diperlukan sebagai kekuatan utama dalam meningkatkan pengembangan pariwisata,” kata Pendi. Editor : PRAWIRA SETIABUDI (dat06/waspada) |




Comments