|
Warta -
Warta Fokus
|
|
MUHAMMAD MUHARRAM LUBIS Kepala Biro Jakarta WASPADA ONLINE JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) akan bekerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memantau proses Pilkada di Povinsi Aceh, Oktober mendatang. Pengawasan akan dilakukan di seluruh wilayah berlangsungnya Pilkada. Menurut Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim, pengawasan pilkada terhadap Aceh dilakukan sama halnya dengan di pilkada Papua. Pengawasan tersebut karena kedua wilayah tersebut merupakan wilayah bekas konflik yang menjadi perhatian dunia. "Kita sudah mengajak Bawaslu untuk bekerjasama memantau proses pemilukada di Aceh dan Papua. Jumlah tim yang turun masih dirancang formatnya dengan Bawaslu," kata Ifdhal. Ditempat terpisah, Ketua Bawaslu Bambang Eka Cahya Widodo senada dengan pendapat Ifdhal. Bawaslu menurut Bambang sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki kewenangan dan tanggung jawab mengawasi pilkada di Indonesia. Bambang mengatakan, mekanisme pemantauan pilkada di Aceh fokus kepada dua hal. Kedua hal tersebut penting di wilayah khusus seperti Aceh dan Papua. "Pemenuhan hak asasi manusia terutama hak memilih dan kedua soal kekerasan atau potensi ancaman kekerasan dalam pemilu," sebut Bambang kepada Waspada Online, hari ini di Jakarta. Bambang tidak menyebutkan lebih lanjut seberapa besar potensi kekerasan yang dimaksudnya. Dalam kaitan itu format pembentukan tim dilakukan bersama sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Dalam tim tersebut nantinya akan dilakukan pemantauan bersama. Temuan yang didapatkan akan dibagi bersama untuk segera ditangani. "Kalau ada masalah akan diselesaikan sesuai kewenangan masing-masing," tandasnya. Seperti diketahui Pilkada Aceh 2011 akan berlangsung serentak di 17 kabupaten/kota ditambah satu pemilihan gubernur/wakil gubernur di provinsi, pada Oktober 2011 mendatang. Pilkada secara langsung dan serentak di Aceh ini menjadi daya tarik baik di dalam dan luar negeri. Sejumlah LSM dan ormas baik dalam dan luar negeri telah menyiapkan timnya untuk mengawasi pilkada di provinsi berpenduduk 4,6 juta jiwa ini. Editor: ANGGRAINI LUBIS(dat02/wol)WARTA KARTUN HARI INI
|
Comments