Tuesday, 26 April 2011 00:17    PDF Print E-mail
Menkes teliti malaria jenis baru
Warta

WASPADA ONLINE

JAKARTA - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan pihaknya masih meneliti kemungkinan ada malaria jenis baru yang disebabkan oleh parasit Plasmodium knowlesi.

"Balitbangkes sebenarnya sudah cukup lama menemukan plasmodium knowlesi ini, hanya bagaimana efek malaria yang dibawanya terhadap orang dan apakah akibatnya lebih berat atau tidak, itu masih dalam observasi," kata Menkes seusai peringatan Hari Malaria Sedunia, hari ini.

Penelitian masih dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) yang dipusatkan di Kalimantan Tengah yang merupakan pusat habitat monyet dan orang utan di wilayah itu.

Sebelumnya, Plasmodium knowlesi diketahui hanya menjangkiti monyet ekor panjang namun parasit itu ternyata juga ditemukan menyebar pada manusia di Malaysia.

Menkes menyebutkan selama penelitian berjalan, pihaknya belum dapat menentukan apakah perkembangan baru itu akan menimbulkan perubahan bermakna pada epidemiologi malaria di Indonesia. "Itu masih harus kami pelajari," katanya.

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan menimbulkan bahaya anemia yang bisa mematikan.

Indonesia berhasil menekan jumlah kasus malaria dari 4,96 per 1.000 penduduk pada 1990 menjadi 1,96 per 1.000 penduduk pada 2010.

Meskipun berhasil menurunkan lebih dari 50 persen kasus malaria, Menkes mengatakan pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota masih terjadi disparitas (perbedaan) yang cukup besar.

"Indonesia menargetkan eliminasi malaria secara bertahap hingga angka kasus malaria positif menjadi kurang dari 1 per 1.000 penduduk," ujar Menkes.

Wilayah Provinsi DKI Jakarta khususnya di Kabupaten Kepulauan Seribu saat ini dalam proses persiapan memasuki tahap eliminasi malaria disusul Provinsi Bali dan Pulau Batam.

Pada 2015 ditargetkan eliminasi malaria pada Provinsi Aceh, Kepulauan Riau dan Pulau Jawa dan 2020 ditargetkan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan NTB serta 2030 ditargetkan wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan NTT.

Editor: HARLES SILITONGA
(dat03/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment