Saturday, 27 November 2010 00:29    PDF Print E-mail
Ada korupsi di Kuala Namu?
Warta - Sumut

AGUS ZULHAMIDI
WASPADA ONLINE


MEDAN – Lambannya pengerjaan pembangunan Kuala Namu menjadi sebuah tabir yang sangat sulit terungkap. Padahal Proyek raksasa ini awalnya ditargetkan selesai tahun 2010.

Namun karena berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan, target mundur menjadi 2011, dan kembali mundur hingga 2012 mendatang.

Sekretaris Komisi D DPRD Sumut, Tunggul Siagian, mengatakan lambannya progress penyelesaian Kuala Namu dikarenakan adanya dugaan praktek korupsi dalam berbagai proses pembangunannya.

“Ada korupsi jenis baru yang kita lihat disana, ada mark up, dan ada juga kolusi. Salah satu hal yang menjadi indikasi hal itu adalah desain pembangunan yang berulang kali berubah dan bermasalah,” ujar Tunggul kepada Waspada Online, tadi malam.

Politisi dari Partai Demokrat ini mengatakan, hal inilah yang menyebabkan Kuala Namu tidak mampu selesai sesuai seperti jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Selain itu, kata tanggul proses pembangunan di Kuala Namu juga tidak dilakukan dengan matang. “Kalau begini terus 2012 itu hanya mimpi,” ujarnya.

Tunggul berharap agar dilakukan audit terhadap progress pembangunan Kuala Namu, mulai dari awal pembangunan ini dilakukan.  Sehingga seluruh aliran dana yang terkucur bisa diketahui kemana realisasinya.

“Dalam waktu dekat kita akan meminta seluruh perusahaan yang sejak awal terlibat dalam pembangunan proyek Kuala Namu. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap seluruh perusahaan tersebut, untuk membuka tabir ini ,” pungkasnya.

Editor: SATRIADI TANJUNG
(dat02/wol)

WARTA KARTUN HARI INI

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment