Wednesday, 11 August 2010 18:36    PDF Print E-mail
DPD: KPK butuh figur berani dan cerdas
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah I Wayan Sudirta mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) membutuhkan figur memimpin yang berani dan cerdas serta bebas dari kepentingan.
    
"Figur pimpinan KPK yang memiliki tiga kriteria tersebut maka dia akan berani memberantas kasus-kasus korupsi besar yang sangat sulit terungkap," kata Wayan Sudirta di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/8).
    
Wayan menjelaskan, sikap berani tidak hanya sekadar kata-kata tapi terbukti dari tindakan dan tantangan yang dihadapi. Sikap berani, adalah karakter yang merupakan bawaan lahir dan terbentuk dari lingkungan.
    
"Figur yang berani dan cerdas dia tidak akan takut mati dalam memberantas kasus korupsi, karena kematian adalah ajal yang menjadi rahasia Allah," kata Wayan, yang merupakan salah satu calon pimpinan KPK.
    
Figur pimpinan KPK yang cerdas dan berani saja, masih belum cukup karena untuk pemberantasan korupsi membutuhkan dukungan politik yang kuat dari presiden. Pimpinan KPK yang berani tanpa dukungan politik dari presiden, justru akan membuat pimpinan KPK tersebut menjadi korban kriminalisasi.
    
"Agar pemberantasan korupsi di Indonesia bisa optimal maka presiden harus memberikan dukungan politik yang besar," katanya.
         
Panitia seleksi pimpinan KPK hingga saat ini masih melakukan seleksi untuk memilih calon pimpinan KPK dari tujuh nama yang lulus seleksi sebelumnya.
    
Ketujuh nama itu adalah, Bambang Widjojanto (advokat), Chairul Rasyid (purnawirawan polisi), Fachmi (jaksa pada Kejaksaan Agung), Busyro Muqoddas (mantan Ketua Komisi Yudisial), Jimly Asshiddiqie (mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), Meli Darsa (advokat), dan I Wayan Sudirta (anggota DPD dari Bali).

Editor: FAZARIS TANTI
(dat08/ann)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment