|
||||
| Pemerintah batasi menguatnya Rupiah |
| Ekonomi & Bisnis |
|
Menkeu: Menguatnya nilai Rupiah rugikan ekspor WASPADA ONLINE JAKARTA - Menguatnya nilai rupiah belakangan ini memberi tekanan sementara terhadap eksportir. Namun, pemerintah berencana tidak akan membiarkan tren tersebut berlanjut, demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardoyo.Disamping menjaga persaingan ekspor Indonesia, menurut Agus, tren tersebut dapat menimbulkan over value (harga terlalu tinggi karena murahnya harga barang impor). "Over value tersebut tidak hanya dibicarakan, tetapi juga dirasakan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, siang ini. Terpisah, Menko Perekonomian Hatta Rajasa memandang bahwa menguatnya nilai rupiah menunjukkan Indonesia yang makin kuat. Berdasarkan data transaksi di Bloomberg hari ini pukul 08.35 WIB, mata uang nasional itu bergerak di posisi 8.967 per dolar AS. Sedangkan pada penutupan Selasa 10 Agustus 2010, di pasar spot antarbank Jakarta, mata uang lokal itu berakhir pada level 8.955-8.960 per dolar AS. Sementara itu, menurut data kurs tengah mata uang asing Bank Indonesia kemarin, rupiah bertengger di level 8.953 per dolar AS dari perdagangan sehari sebelumnya yang berakhir di posisi 8.932 per dolar AS. Editor: ANANTA POLITAN BANGUN (dat07/vvn) |




JAKARTA - Menguatnya nilai rupiah belakangan ini memberi tekanan sementara terhadap eksportir. Namun, pemerintah berencana tidak akan membiarkan tren tersebut berlanjut, demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardoyo.
Comments