Tuesday, 04 March 2008 04:42    PDF Print E-mail
Masih Hanya Umbar Janji Politik
Warta
Seluruh pasangan Cagub/Cawagub Sumut pada Pilgubsu mendatang masih belum memiliki visi/misi yang berpihak kepada rakyat. Bahkan, kelima pasangan itu masih menggunakan teori lama dengan hanya mengumbar janji-janji politik. Medan, WASPADA Online

Seluruh pasangan Cagub/Cawagub Sumut pada Pilgubsu mendatang masih belum memiliki visi/misi yang berpihak kepada rakyat. Bahkan, kelima pasangan itu masih menggunakan teori lama dengan hanya mengumbar janji-janji politik.

"Kelima pasangan Cagub/Cawagub Sumut masih menggunakan senjata lama dengan mengumbar janji-janji politik kepada masyarakat," kata Gubernur LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Sumut, Drs H Halomoan Sitompul MM kepada wartawan di Graha LIRA Medan, Sabtu (1/3).

Padahal menurut Halomoan, cara mengumbar janji-janji politik itu justru akan menjadi bumerang sendiri bagi mereka nantinya, karena masyarakat Sumut sekarang ini sudah lebih kritis
Halomoan mengatakan, pengalaman di berbagai daerah, calon kepala daerah sering mengumbar janji-janji menggiurkan saat menjelang pemilihan. Contohnya, pendidikan murah bahkan gratis, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan lain sebagainya.

Namun, begitu terpilih, mereka nyaris lupa dengan janji tersebut."Kita tentunya tidak ingin pengalaman itu terjadi pada Pilgubsu yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang," katanya.

Dia juga menilai, tim sukses para Cagub/Cawagub Sumut sekarang ini juga tidak akan efektif. Karena tim sukses para Cagub itu lebih banyak berasal dari Parpol, bukannya dari elemen masyarakat.

Padahal menurutnya, masyarakat sudah apatis terhadap janji yang dilontarkan melaui Parpol. "Karena itu pendekatan melalui partai tidak efektif. Cagub harus membuat mesin politik melalui elemen-elemen masyarakat yang mengakar. Perlu diingat, tidak ada jaminan Cagub yang populer sebagai pemenang kalau tidak menciptakan mesin politik yang efektif," kata Halomoan.

Dia juga menilai, sejumlah Parpol terkesan tidak siap dalam mengusung Cagubsunya. Terlihat dari tidak ada kampanye program yang ditonjolkan para calon. "Pilkada di Sumut sangat lain, di mana program Cagub/Cawagub tidak jelas. Bahkan, Parpol sendiri kita nilai tidak siap, itu kita nilai saat pendaftaran, dimana Parpol mendaftarkan calonnya saat detik-detik akhir," kata Halomoan
Dia juga mengingatkan masyarakat Sumut (pemilih), agar jangan sampai terbuai dengan penampilan para Cagub/Cawagub Sumut yang terkesan intelektual. Karena menurutnya, penampilan intelektual tidak menjadi jaminan para Cagubsu itu tidak korup.

"Lihat para koruptor dari Indonesia semuanya dari kalangan intelektual. Untuk itu, masyarakat Sumut harus dapat menilai Cagub yang bersih dan berwibawa, yang paling penting takut kepada Tuhan. LIRA Sumut sendiri tolak keras Cagub yang koruptor," tegas Halomoan. (h11) (ags)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment