|
Ragam
|
|
ANDI SAPTO NUGROHO Koresponden Jakarta WASPADA ONLINE
JAKARTA - Zukhriatul Hafizah, Puteri Indonesia Lingkungan 2009 ternyata cukup risih melihat perempuan-perempuan muda kota saat ini cenderung berpakaian yang memperlihatkan auratnya. Yaitu lebih suka memakai pakaian mini-mini, yang tidak mencerminkan budaya ketimuran.
“Jujur saja kalau pakaian yang mini-mini enggak percaya diri, “ ujar gadis yang akrab disapa Fiza ini kepada Waspada Online di saat acara perayaan Hari Kartini di Jakarta, belum lama ini.
Bagi Fiza berpakaian itu harus mencerminkan budaya di mana dirinya tinggal, tidak hanya ikut-ikutan tren masa kini. “Memang itu kembali diri sendiri, gaya masing-masing, tapi paling gak punya prinsip dasar dalam berpakaian,” tegasnya.
Diakuinya, kota Jakarta memang sudah menjadi kota yang paling besar terkena imbas dari globalisasi, sehingga hal-hal seperti itu tak pelak akan terjadi. “Emang prihatin sih, mal-malnya dari luar negeri, cara berpakaian pun sudah kebarat-baratan, ini memang efek dari globalisasi yang sulit dihindari. Tapi meski begitu, jangan lupa dong sama kebudayaan kita. Bahkan batik pun sekarang lebih modern loh,” tambah dia. Editor: FAZARIS TANTI (dat03/wol-mdn)
|
Comments