Share on facebook
Saturday, 02 January 2010 10:27    PDF Print E-mail
Aplikasi internet siap diterapkan di sekolah
Warta - Warta Fokus
WAHYU HIDAYAT
WASPADA ONLINE

MEDAN - Metode pembelajaran dengan internet di sekolah merupakan program 100 Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh, untuk memberdayakan sekolah-sekolah guna perkembangan SDM para siswa.

Menanggapi hal tersebut, kepala Dinas Pendidikan Medan, Hasan Basri, mengatakan bahwa sudah ada beberapa sekolah yang memiliki jaringan internet di Medan. “Saat ini kita masih memprioritaskan sekolah negeri di Medan, untuk swasta belum,” ujarnya, pagi ini.

Nantinya, lanjut Hasan, setelah sekolah banyak memiliki fasilitas internet, semoga pelajar dan siswanya mampu memanfaatkan dengan baik. “Misalnya membuka situs yang bermanfaat bagi perkembangan teknologi dan ilmunya dan bisa digunakan untuk metode pembelajaran e-learning, dimana guru juga harus mampu memanfaatkan ini dengan baik,” jelasnya.

Soal pengawasan penggunaan internet, Hasan menjelaskan agar kepala sekolah mampu menetapkan situs seperti apa yang harus dibuka oleeh muridnya.

“Situs-situs yang tidak baik dan tidak berguna untuk perkembangan belajar anak diblacklistlah. Kami dari dinas hanya sampai pada pemberian jaringan dan perangkat, soal pengawasan harus di sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya, sebaik-sebaiknya harus dimulai dari rumah, dimana masyarakat juga memiliki tugas yang sama. “Dari rumah orangtua harus memberikan pengertian ke anak, agar pemanfaatan teknologi bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut Lione Putri Misani, Perwakilan Corporate Social Responsibility & Development Initiative (CSRDI) Waspada Online bidang Information and Communication Techonology (ICT), “Kalau membicarakan soal internet lebih baik tentang sisi positifnya saja, karena memang dari sisi itu yang lebih banyak manfaatnya", tuturnya kepada Waspada Online.

"Dengan menggunakan internet seharusnya para pelajar bisa memperoleh informasi terbaru dalam bidang pengetahuan," katanya..

Menurutnya, internet yang dapat digolongkan sebagai media massa modern memang membuat informasi mengalir lebih cepat tanpa ada perantara antara pemberi dan penerima komunikasi sehingga jika para pelajar bisa memanfaatkan dengan baik, informasi pun bisa digali lebih luas.

Namun, lanjut Lione, sangat disayangkan jika para pelajar lebih banyak menyadari kegunaan internet untuk hal-hal di luar peningkatan intelejensia diri. Warung-warung penyewaan internet yang menjamur seringkali dipenuhi para pelajar yang sengaja membolos sekolah hanya demi berseluncur di dunia maya.

"Masyarakat kita yang belum begitu paham akan penggunaan internet memang melatarbelakangi penyalahgunaan dari teknologi internet itu sendiri", ungkap Lione.

Terjebak pada aktifitas game online dan situs-situs yang jauh dari norma kesopanan adalah realita yang ada dikalangan pelajar kita.  "Kondisi ini lebih didasarkan pada ketidaktahuan para pelajar akan tumpukan ilmu positif yang tersimpan di balik internet, pengawasan yang paling sering dilakukan oleh pihak terkait adalah memblokir situs-situs yang dianggap merusak moral generasi muda,” pungkasnya
(dat04/wol-mdn)



Comments

avatar pengagum lione
0
 
 
wow..
cantik mbaknya....
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment