Saturday, 24 December 2011 12:45    PDF Print E-mail
RTH Kota Medan harus jadi prioritas
Warta
TEGUH YUDI TRI PRASETYO
WASPADA ONLINE


MEDAN - Kota Medan sejauh ini dinilai belum mampu menerapkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sebelumnya Pemko Medan mewacanakan akan membuat RTH di setiap kecamatan untuk mendukung program "go green". Namun hal tersebut juga belum terwujudkan, padahal baru-baru ini Pemko Medan menyosialisasikan Perda No 13 Tahun 2011-2031 tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru disahkan.

Analis tata kota, Abdul Rahim, mengatakan Pemko tidak memiliki visi untuk merealisasikan RTH jika tidak dilakukan akan berdampak pada kesejahteraan kota. "Saat ini RTH di Medan tinggal lima persen dari lahan yang seharusnya tersedia tiga puluh persen dari luas wilayah. Namun hal itu tidak sama sekali terealisasi," ujarnya di Medan. Abdul menambahkan bahwa pemko harus membuat anggaran dan memperluas RTH yang saat ini telah punah karena banyaknya berdiri bangunan yang tidak mengacu kepada Rencana Umum Tata Ruang (RUTR).

Artinya, kata Rahim, pembangunan Kota Medan selama ini menyimpang dan menyalahi master plan akibatnya menurunkan kualitas lingkungan dan paru paru perkotaan.

Di tempat terpisah, Sekretaris Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Khairuddin Salim mengatakan, untuk Kota Medan RTH harus menjadi prioritas. Apalagi, di Kota Medan kegiatan industri sudah berkembang begitu pesatnya. Sehingga dikhawatirkan jika tidak memiliki RTH lagi, Kota Medan akan mendapatkan ancaman kesehatan akibat polusi udara.

"Sebagai kota yang banyak kegiatan industrinya, seharusnya Kota Medan harus berpikir bagaimana untuk mengatasi persoalan itu, dan salah satu solusi yang sedikit dianggap bisa mengurangi tingkat polusi udara di Kota Medan yakni menyediakan RTH atau taman-taman kota," ujarnya.

Dia mengakui saat ini perkembangan pembangunan diKota Medan telah "memakan" lahan-lahan di Kota Medan yang diperuntukkan bagi  RTH.Sehingga tidak ada lagi lahan-lahan yang bisa diperuntukkan bagi RTH.

Seharusnya sambung Dia, Pemko Medan harus membuat aturan kepada pihak yang ingin mendirikan bangunan, apapun itu jenis bangunannya, baik rumah sakit, pusat perbelanjaan, perumahan, tempat hiburan dan lain sebagainya harus terlebih dahulu memiliki RTH sebagai syarat untuk mendapatkan izin mendirikan bangunan ini. "Kalau perlu dibuat payung hukumnya, baik itu peraturan walikota (perwal) atau peraturan daerah (perda) agar ada tindakan tegas bagi si pengembang atau investor yang tidak menyediakan RTH dalam pembangunan usaha," tuturnya.

Ini dimaksudkan, kata Khairuddin, agar RTH Kota Medan dapat terpenuhi sehingga mampu menjadi filter terhadap bahaya pemanasan global ataupun polusi udara di Kota Medan.

Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat15/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment