Home / Fokus Redaksi / Susahnya Mengurus SIM di Satlantas Polresta Medan
Ilustrasi (WOL Photo)

Susahnya Mengurus SIM di Satlantas Polresta Medan

MEDAN, WOL – Sulitnya proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polresta Medan membuat masyarakat kecewa. Pasalnya, banyak pemohon pembuatan Surat Izin Mengemudi tidak lulus dalam ujian yang diberikan petugas. Sehingga berkali-kali mengurus, namun tidak juga dinyatakan lulus.

Salah satunya yang dialami Rio (23) pemohon pengurusan SIM C mengaku, dirinya sudah tiga kali melakukan ujian tes untuk mendapat SIM, namun selalu gagal.

“Saya sudah tiga kali mengikuti ujian tes SIM ini, namun selalu gagal. Saya urus SIM C,” katanya kepada Waspada Online, Rabu (21/10).

Rio menyebutkan, dalam ujian tes yang dilakukan, dirinya gagal dalam tes mengendarai sepeda motor. Dimana ujian yang diberikan petugas berupa melintasi jalan yang berzig-zag. “Aku gagalnya ketika ujian mengendarai sepeda motor dengan melintas area jalan berzig-zag,” sebutnya.

Anehnya, kata Rio, setiap pengurusan yang dilakukan dengan menggunakan jasa calo pemohon pengurusan Surat Izin Mengemudi selalu berhasil. “Aku mengurus SIM ini tidak menggunakan jasa calo bang. Namun yang aku ketahui apabila menggunakan jasa calo tersebut pasti dapat SIM. Tetapi itulah harga yang diberikan cukup mahal,” ungkap Rio.

Disinggung mengenai harga SIM tersebut, mahasiswa dari salah satu universitas tersebut menuturkan, apabila dalam pengurusan tidak menggunakan calo dikenakan biaya sebesar Rp 120 ribu dan apabila menggunakan jasa calo sebesar Rp 600 ribu.

Menyahuti perihal tersebut, Kanit Reg Ident/SIM, AKP A Umar menjelaskan, proses pengurusan untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi di Satlantas Polresta Medan sudah sesuai prosedur.

“Sudah sesuai prosedur ujian dan materi yang berikan dalam pengurusan SIM. Tidak ada yang susah,” jelasnya saat ditemui Waspada Online di Satlantas Polresta Medan, Rabu (21/10).

Umar menyebutkan, dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi tipe A dan C pemohon dikenakan biaya sebesar Rp 120 ribu dan Rp 100 ribu. Dimana biaya tersebut sudah merupakan ketentuan dari Peraturan kapolri (Perkap).

Diungkapkannya, apabila pemohon pengurusan Surat Izin Mengemudi gagal dalam mengikuti tes dapat mengulangnya kembali. Namun tidak semua pemohon yang gagal dalam ujian tersebut, ada juga pemohon yang berhasil mengikuti ujian praktik dengan baik.

“Setiap pemohon pengurus SIM yang gagal dapat mengulangnya kembali tanpa dikenakan biaya dengan mekanisme mengulangnya 7 hari ke depan. Apabila tidak lulus kembali dapat mengulangnya 14 hari ke depan dan seterusnya hingga lulus,” ungkap Umar.

Selain itu ditambahkannya, untuk perpanjangan pemohon sudah dapat langsung datang ke Satlantas Polresta Medan tanpa harus mengikuti ujian.

“Perpanjangan SIM sekarang sudah menggunakan sistem online. Dimana setiap warga negara yang tinggal di luar Kota Medan bisa mengurusnya di Satlantas Polresta Medan,” ujar Umar.

Disinggung mengenai keberadaan para calo pengurusan SIM, Kanit Reg Ident menuturkan, pihaknya selalu berupaya menekan peredaran calo tersebut.

“Lihat saja di Satlantas Polresta Medan ini, semua sudah kita pasang spanduk untuk waspada terhadap calo. Tidak hanya itu, kita juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Medan untuk menangkap para calo tersebut. Buktinya beberapa waktu yang lalu kita berhasil mengamankan dua orang calo di seputaran Satlantas Polresta Medan,” pungkas AKP A Umar. (wol/lvz/data2)

Editor: AGUS UTAMA

Check Also

Garuda Indonesia Akan Terbangkan 8.466 Calon Haji 2018

MEDAN, Waspada.co.id – Memasuki musim haji, Garuda Indonesia akan terbangkan 8.466 calon jemaah haji Tahun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: