Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Suara Misterius ‘Terompet Sangkakala’ Bukan Dari Langit

Suara Misterius ‘Terompet Sangkakala’ Bukan Dari Langit

JAKARTA, WOL – Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, mengungkapkan bahwa suara misterius yang diduga berasal dari sangkakala adalah buatan manusia. Hal tersebut terbukti dari sejumlah teori ilmiah yang diketahuinya.“Dari teori yang ada secara ilmiah seperti berasal dari langit itu sudah tidak mungkin, antariksa tidak memiliki udara sehingga tidak mungkin menghantarkan bunyi. Disana pun ada lapisan atmosfer yang mungkin bisa mengikis habis suara sebelum sampai Bumi,” jelas Thomas Djamaluddin, kepada awak media, Rabu (27/5).Lanjutnya menjelaskan, selain  suara tersebut tidak berasal dari langit, tuduhan lain yang mengungkapkan berasal dari dalam Bumi juga tidak dibenarkan.”Jika suara itu berasal dari Bumi, maka tentunya harus ada getaran. Karena tidak mungkin benda padat bisa bersuara tanpa adanya getaran,” lanjutnya mengungkapkan.

Hal tersebut juga dijelaskan setelah meneliti video Youtube, dan melihat bahwa dalam video yang beredar luas tersebut tidak terlihat adegan di dalamnya ada goyangan yang kuat. Sehingga hal tersebut diyakinkan bahwa bukan berasal dari lapisan dalam Bumi.

“Dugaan yang mengarah lebih tepat adalah buatan manusia, mungkin saja dengan alat instrumental yang ada saat ini suara tersebut bisa dihasilkan dengan baik. Lagi pula dalam video unggahan tersebut, rentang waktu dan lokasi juga berbeda-beda, tidak serempak terdengar di satu tempat,” jelasnya.

Sehingga diyakini bahwa dugaan yang lebih tepat adalah buatan manusia, karena tidak ada sumber ilmiah yang bisa memaksa hal tersebut untuk diteliti lebih jauh.

Penjelasan Ilmuan
Dunia dihebohkan oleh fenomena dengungan keras yang berasal dari langit, mirip seperti sebuah terompet. Suara tersebut mengaum melintas batas negara bahkan benua, dikarenakan meraung keras dimulai dari Jerman, Amerika, hingga Australia.

Banyak spekulasi bermunculan mencoba memecahkan misteri dibalik dengungan suara yang kerap disebut sebagai terompet sangkakala tersebut. Dari yang berbau mistis hingga ilmiah. Namun sebenarnya apa penyebab dibalik bunyi suara misterius ini?

Penjelasan rasional lainnya coba disajikan oleh profesor fisika Universitas Saskatchewan, Jean-Pierre St Maurice. Dirinya menjelaskan kepada CTV, suara tersebut merupakan gelombang elektromagnetik yang terpancar dari fenomena alam aurora dan sabuk radiasi.

Geosaintis dari Universitas Oklahoma, David Deming, mengatakan hal ini merupakan kejadian yang pernah terjadi sebelumnya dan dikenal dengan nama The Hum. Menurutnya, suara misterius itu memang tidak bisa dilacak, serta terdengar secara terbatas di beberapa wilayah saja. “Kira-kira hanya 2-10 persen total populasi saja yang bisa mendengarnya,” ucap David seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/5).

Fenomena The Hum, lanjutnya, pernah dimuat dalam Journal of Scientific Exploration. Dijelaskan bahwa suara tersebut berasal dari transmisi telefon dan pesawat udara yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Amerika, untuk tujuan komunikasi kapal selam.

Sedangkan menurut NASA, Bumi memiliki emisi radio alami yang lazim terjadi disekitar kita. Lembaga antariksa ini mengandaikan, jika manusia memiliki antena (bukan telinga) yang bisa menangkap sinyal di tubuhnya, maka seseorang akan dapat menangkap suara-suara aneh seperti simfoni yang terdengar luar biasa, berasal dari planet kita sendiri. “Para ilmuwan menyebutnya sebagai “tweeks”,”whistlers” dan “sferics,” ucap NASA.

Emisi radio alami Bumi, sambung NASA, adalah satu hal yang nyata, hanya saja sebagian besar orang jarang menyadari keberadaannya, tetapi itu terjadi sepanjang waktu di sekitar kita.

“Misalnya saja petir, dapat menghasilkan emisi radio alami (gemuruh) yang terdengar menakutkan,” NASA menambahkan.

Demikian juga dengan gempa Bumi, fenomena tersebut dapat menghasilkan sub suara (emisi radio alami) yang tak kalah menakutkan. Demikian penjelasan lainnya oleh ahli gempa dari Southern Methodist University, Brian W Stump, yang berasal dari Dallas, Amerika Serikat.(okz/dailymail/ags/data1)

Check Also

Manusia Pertama Injak Kaki di Bulan Mengaku Tak Pernah ke Sana

Waspada.co.id – Selama bertahun-tahun, Buzz Aldrin dikenal seluruh dunia sebagai salah satu orang yang pertama ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: