_
Home / Fokus Redaksi / KPK Periksa Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Besok
WOL Photo

KPK Periksa Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Besok

JAKARTA, WOL – Sesuai jadwal semula, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, besok, Rabu (22/7) sebagai saksi dalam kasus dugaan suap kepada Hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

Pemeriksaan Gatot Pujo Nugroho untuk mengkonfirmasi sejumlah informasi berkaitan dengan kasus tersebut. “Meminta keterangan yang bersangkutan sebagai saksi karena keterangannya dibutuhkan,” kata Plt (pimpinan sementara) KPK, Johan Budi.

Sebelumnya Gatot mangkir dari pemeriksaan KPK pada Senin (13/7) lalu. KPK kemudian melayangkan surat pemanggilan kedua dan diperiksa besok, Rabu (22/7).

Plt Ketua KPK, Taufiequrahman Ruki, mengatakan bahwa pemeriksaan Gatot adalah untuk mendalami keterlibatan politikus PKS itu dalam perkara yang juga telah menyeret pengacara senior OC Kaligis sebagai tersangka. “Pemeriksaan yang nanti akan menentukan terkait atau tidak,” terang Ruki.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta mengatakan, pemeriksaan  Gatot Pujo Nugroho untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di PTUN Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Selain sebagai saksi, KPK juga melakukan pencegahan terhadap Gatot Pujo Nugroho agar tidak berpergian ke luar negeri dan telah mengirimkan surat ke imigrasi untuk memproses permintaan tersebut.

Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho menegaskan dirinya akan kooperatif dan siap menghadiri pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang dinyatakan dilakukan pada 22 Juli 2015. “Tentunya, saya akan kooperatif,” ujar Gatot, pekan lalu.

Gatot diperiksa KPK dalam kaitannya dengan dugaan suap terhadap Hakim PTUN Medan yang tertangkap tangan KPK , 9 Juli lalu.

Kasus suap tersebut diduga terkait atas gugatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke PTUN Medan terhadap penetapan Sprindik Kejati Sumut atas Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Ahmad Fuad Lubis yang merupakan anak buah Gatot.

Ahmad kemudian menyewa jasa firma hukum OC Kaligis untuk melawan Kejati Sumut di PTUN Medan.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan tersangka penerima suap yakni Ketua PTUN Medan, Tripeni Putro, anggota majelis hakim Amir Fauzi, dan Dermawan Ginting serta Panitera/Sekretaris PTUN Medan, Syamsir Yusfan sebagai penerima suap.

Sedangkan tersangka pemberi suap adalah pengacara senior, OC Kaligis dan anak buahnya  M Yagari Bhastara Guntur alias Gerry.. (hls)

Check Also

Edy Ingatkan Soal Kejujuran dan Berkorban

MEDAN, Waspada.co.id – Kejujuran dan sikap rela berkorban diharapkan tetap dipegang teguh para sarjana ketika ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.