Home / Fokus Redaksi / Gubsu: Generasi muda hanya fokus politik

Gubsu: Generasi muda hanya fokus politik

MEDAN, WOL – Sekira 100 pimpinan dari perguruan tinggi se-Sumatera Utara (Sumut) menyatakan kesiapannya menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, guna mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.

Kesiapan ini ditandai dengan pembacaan ikrar oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi  Pembangunan  (STIK-P) Medan, Hj Ida Tumengkol BComm MHum yang juga CEO Waspada Online di hadapan para rektor pada acara coffee morning bersama 100 pimpinan perguruan tinggi se Sumut di Medan, Kamis.

Isi ikrar tersebut adalah “Pertama, Kami, Rektor, Direktur dan Ketua Perguruan Tinggi di Sumut menyatakan Siap Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 untuk Mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045. Kedua, Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh.”

Acara dibuka Gubsu H Gatot Pujo Nugroho. Dalam sambutannya, Gatot mengatakan perguruan tinggi adalah banker-nya sumber daya manusia (SDM). Jika sumber daya ini digerakkan, maka akan menjadi sumber kekuatan yang dahsyat.

“Perguruan tinggi ini tempat bertemunya para pemimpin muda masa depan kita. Jika ini digerakkan, akan menjadi sumber kekuatan yang dahsyat,” katanya.

Namun, lanjutnya, generasi muda saat ini hanya berfokus pada bidang politik. Padahal, untuk membangun negara ini bukan hanya dari segi politik saja, melainkan segala bidang mulai dari idiologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

Gatot pun mengakui SDM Singapura lebih maju dari Indonesia, begitu juga dari segi pendapatan perkapita dan tingkat ekonominya, lebih maju dari Indonesia. Dengan latar belakang inilah, Gubsu berharap perguruan tinggi mampu menambah atau meningkatkan wawasan, membentuk karakter, dan memberi pembekalan kepada generasi muda.

“Saya mengapresiasi acara ini karena mengumpulkan para orangtua kita, tokoh pendidikan dalam membahas permasalahan yang sangat strategis ini. Mudah-mudahan ada ide dan gagasan dari perguruan tinggi dalam menghadapi MEA,” harap Gatot.

Wali Kota Medan, HT Dzulmi Eldin, mengatakan perguruan tinggi baik negeri dan swasta berperan sebagai motor penggerak utama pengembangan SDM. Dikatakan, Pemko Medan dan masyarakat melalui perguruan tinggi juga berupaya dengan berbagai program agar Medan menjadi kota pendidikan yang ternama, baik di Indonesia maupun Asean bahkan dunia.

Eldin juga mengharapkan, acara ini akan melahirkan rumusan-rumusan yang akan menjadikan model baru untuk peningkatan mutu pendidikan yang ada di Kota Medan. Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba SH MM, mengatakan MEA 2015 tidak hanya berbicara tentang perdagangan, tetapi melingkupi semua bidang Ipoleksosbud Hankam.

“Tujuan MEA inikan bagaimana kita memperkuat daerah masing-masing dan mencari pasar di negara lain. Inilah kenapa kita perlu rasa nasionalisme untuk memperkuat daerah kita,” katanya.

Dia berharap perguruan tinggi di Sumut bisa berinteraksi dengan universitas yang ada di luar negeri seperti Malaysia. Sebab, Sumut sangat berpeluang menghasilkan tenaga andal bidang kesehatan, jurnalis, dan pariwisata yang sangat dibutuhkan Malaysia dan negara Asean lainnya.
(wol)

Check Also

Gubernur Lantik Bupati Batubara, Maksimalkan Waktu 48 Hari Kerja

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Edy Rahmayadi melantik RM Harry Nugroho sebagai ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: