_
Home / Fokus Redaksi / Gubsu Gatot Pujo Nugroho Bisa Tersangka
WOL Photo/Ega Ibra

Gubsu Gatot Pujo Nugroho Bisa Tersangka

JAKARTA, WOL – Walaupun penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan akan memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho pada, Rabu 22 Juli mendatang untuk menelusuri peran orang nomor satu di Sumatera Utara tersebut dalam kasus suap majelis hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan namun status hukum Gatot masih sebagai saksi.

Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi petang ini mengatakan, sampai saat ini penyidik belum  surat perintah penyidikan (Sprindik) terhadap Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

“Hingga saat ini Gatot masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan,” ujar Johan, hari ini.

Meski menepis kabar itu, namun Johan tidak membantah kalau KPK bisa saja menetapkan siapapun menjadi tersangka. Selama alat bukti yang dibutuhkan telah dikantongi penyidik.

“Seseorang ditetapkan menjadi tersangka jika telah ditemukan minimal dua alat bukti permulaan yang cukup,” ujarnya menambahkan.

KPK tetap memanggil Gatot. Pemanggilan tersebut direncanakan akan dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2015.

“Gatot dipanggil untuk didengar keterangan sebagai saksi karena keterangannya dibutuhkan.”

Sebelumnya,  Gubsu Gatot Pujo Nugroho menjawab media di Medan, pekan lalu, menyatakan kesiaapannya memenuhi panggilan penyidik KPK pada 22 Juli nanti.

Gatot diduga mengetahui kasus suap terhadap Hakim PTUN Medan dalam kasus gugatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke PTUN Medan terhadap penetapan Sprindik Kejati Sumut terhadap Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Ahmad Fuad Lubis yang merupakan anak buah Gatot.

Ahmad kemudian menyewa jasa firma hukum OC Kaligis agar bisa memenangkan gugatan itu. Kejati Sumut kemudian kalah dalam sidang tersebut dan kemudian melakukan upaya bandung di PT TUN.

KPK sebelumnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) membekuk 3 hakim PTUN Medan termasuk Sekretaris Panitera PTUN Medan  dan seorang pengacara dari Kantor Hukum OC Kaligis di sebuah pusat perbelanjaan di Medan, 9 Juli lalu.

KPK juga sudah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap Hakim PTUN Medan  yakni Ketua PTUN Medan, Tripeni Putro, anggota majelis hakim Amir Fauzi, dan Dermawan Ginting serta Panitera/Sekretaris PTUN Medan, Syamsir Yusfan sebagai penerima suap.

Sedangkan tersangka pemberi suap adalah pengacara senior, OC Kaligis dan anak buahnya bernama M Yagari Bhastara Guntur alias Gerry.

KPK juga telah mengajukan pencekalan kepada Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan termasuk Evy Susanti yang disebut-sebut sebagai istri Gatot.(viva/hls/data1)

Check Also

KPK Juga Tetapkan 5 Tersangka Suap Fasilitas Lapas Sukamiskin

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.