_
Home / Fokus Redaksi / DPR RI & Kapoldasu Bahas Pembalakan Hutan Simalungun
WOL Photo

DPR RI & Kapoldasu Bahas Pembalakan Hutan Simalungun

MEDAN, WOL – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH MSi bersama seluruh pejabat utama Poldasu menerima kunjungan kerja spesifikasi tim Komisi III DPR RI di Ruang Aula Catur Prasetya Lantai IV Mapoldasu, Selasa (16/6).

Dalam rapat yang bersifat tertutup itu, Poldasu beserta Kejatisu bersama 7 anggota tim Komisi III DPR RI, membahas masalah dugaan pembalakan hutan lindung register 3 dan 4 di Dusun Urung Dolok, Dusun Nagori Rogur, Dusun Dolok Silau, Kabupaten Simalungun.

Kepada wartawan usai menerima Kunker Tim Komisi III DPR RI itu, Kapoldasu melalui Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, dalam rapat kunker spesifikasi itu, Kapolda mengaku akan berkoordinasi dengan Pandam BB/I, Mayjen TNI Edy Rahmayadi dan Kajati Sumut, M Yusni SH MH untuk membahas penegakan hukum terkait masalah itu.

“Intinya, dalam rapat itu disepakati, permasalahan itu layak untuk ditangani oleh satuan atas. Untuk itu, ke depannya Kapoldasu akan berkoordinasi Pangdam dan Kajatisu untuk membahas penegakan hukum terkait masalah pembalakan hutan,” ujar Kabid Humas.

Dijelaskan, kasus itu mulai diselidiki pada Tahun 2014, dengan dimunculkannya surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan (SPDP) pada Tanggal 27 Maret 2014. Ditambahkan, penanganan kasus itu lalu dilimpahkan ke jaksa (tahap I) pada tanggal 21 Mei 2014. Namun, lanjutnya, berkas perkara tersebut dikembalikan (P19) oleh jaksa.

“Dalam petunjuk P19 itu, penyidik diminta untuk memeriksa dan meminta keterangan beberapa saksi. Dalam kasus itu, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi ahli,” sebutnya.

Dijelaskan, dalam kasus itu, penyidik telah menahan 12 tersangka, tapi ditangguhkan karena masa penahanan telah habis. Diakui, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk mencari solusi penyelesaian masalah itu.

Ketika diwawancarai, Ketua Tim Kunker Spesifikasi Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan SH MH membenarkan, kedatangan pihaknya membahas kasus masalah hutan lindung di Simalungun. Sesuai pemantauan pihaknya, Diakui, perkembangan penyidikan kasus itu terkesan mandek. Untuk itu, lanjutnya, pihaknya hadir melakukan Kunker untuk memberikan penguatan kepada penyidik Polri.

“Kunker ini dilakukan dengan membatasi hanya mengenai Komisi III DPR RI. Dalam pertemuan tadi, Kapoldasu berjanji akan melakukan komunikasi dengan Pangdam terkait penyelesaian kasus ini,” ucapnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan DR Junimart Girsang menyebutkan, terkait masalah itu, warga sekitar lokasi merasa resah dengan adanya ancaman dari oknum tentara. Dalam pertemuan itu, lanjutnya, pihaknya mendesak Kapoldasu segera menuntaskan kasus itu dengan cepat, mengingat kasus itu telah lebih dari setahun bergulir. “Saya sudah langsung mendatangi lokasi. Di sana tertulis larangan masuk, dengan alasan lokasi latihan tembak menembak,” katanya.

Ditegaskan, pihaknya memberi apresiasi terkait tanggapan Kapoldasu yang akan segera mengkoordinasikan masalah itu dengan Pangdam. Menurutnya, hasil pertemuan dan sejumlah hambatan yang dialami Poldasu dalam menangani perkara itu, akan dibahas dalam rapat komisi dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti. (wol/data2)

Penulis: SASTROY BANGUN
Editor: HARLES SILITONGA

Check Also

DPRD Medan Terima Kunjungan Dari DPRD Berbagai Daerah

MEDAN, Waspada.co.id – DPRD Medan menerima kunjungan kerja (kunker) para legislator yang masing-masing berasal dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.