Home / Artikel Pembaca / Sakralnya Tradisi Pulang Kampung Dengan Kereta Api di Tiongkok
foto: Istimewa

Sakralnya Tradisi Pulang Kampung Dengan Kereta Api di Tiongkok

Oleh:

Mulia Mardi

WOL – Tiongkok (China) bersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2569/2018, di mana setiap hari jutaan warganya mulai merencanakan mudik ke kampung halaman dan bertemu keluarga layaknya merayakan hari-hari terakhir Ramadhan dan Idul Fitri di Indonesia.

Di jalanan sudah terlihat semarak dengan dekorasi serba merah, lampion dan hiasan-hiasan lainnya. Tidak jauh beda dengan Indonesia sebelum Idul fitri, pusat perbelanjaan selalu penuh dan sesak untuk belanja kebutuhan rumah guna mempersiapkan Tahun Baru Imlek.

istimewa
istimewa

Setiap tahun, Tiongkok selalu memecahkan rekor mudik terbanyak di dunia dengan 2,98 miliar pemudik dan diperkirakan akan meningkat pada tahun ini, berdasarkan laporan dari koran China daily. Perayaan Imlek tahun ini jatuh pada hari Jumat, 16 Februari 2018. Namun liburnya sudah mulai sejak awal Febuari dan berakhir pada 12 Maret 2018.

Bagi rakyat Tiongkok, Imlek adalah waktu yang sangat tepat untuk pulang ke kampung halaman berkumpul dengan keluarga dan mengingat asal-usul. Ini adalah libur panjang setiap tahun di Negara itu, yakni hampir 40 hari di akademik, pemerintahan dan swasta.

Di kota Wuhan, jalanan mulai kosong, pertokoan sudah tertutup, banyak hal positif dan negatif menghadapi libur panjang ini. Mahasiswa perantauan mulai kewalahan mencari makanan selama bulan Febuari dan harus membeli banyak persiapan untuk menghadapi Imlek sampai bulan Maret nanti.

Pemerintah Tiongkok selalu menyiapkan strategi yang sangat baik menghadapi libur tahun baru Imlek dari pos pengamanan terjangkau hingga penambahan transpotasi umum perjalanan darat, udara dan laut. Penambahan ini sangat meningkat dibandingkan tahun lalu. Tahun 2018, ada 4.395 kereta api akan beroperasi setiap hari selama libur Imlek. Pemerintah Tiongkok mengatur kereta tambahan untuk musim mudik serta menjamin penumpang bisa mudik dan kembali ke tempat kerjanya.

Tradisi mudik di Tiongkok sendiri baru ada pada 1954, tepatnya sejak proyek Kereta Api di China dibangun dan layak digunakan. Kereta api adalah yang paling diminati para pemudik setaip tahun, di mana 1.000 tiket per menit habis terjual melalui aplikasi online.

Setiap tahun habis terjual berminggu-minggu sebelum memasukin hari Imlek. Menariknya, karena banyaknya pengguna Kereta Api, penumpang diwajibkan bergantian duduk dengan yang berdiri agar sama-sama bisa beristirahat. (**)

Penulis adalah Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Kota Wuhan, di Master Wuhan University-Tiongkok

Check Also

Gubsu Soroti Kinerja Kadis Binamarga dan PSDA Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Provinsi Sunatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam waktu dekat akan mengganti ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: