Home / Artikel Pembaca / KPU Karo Melayani Hak Pilih Pengungsi Sinabung Pada Pilgubsu 2018
WOL Photo

KPU Karo Melayani Hak Pilih Pengungsi Sinabung Pada Pilgubsu 2018

Oleh: Rahel Sukatendel, S.Sos, MSi
KABANJAHE, Waspada.co.id – Slogan KPU melayani adalah budaya kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melayani masyarakat. Dalam melayani hak pilih masyarakat dalam Pilkada serentak Tahun 2018, KPU RI mengeluarkan surat edaran No 60 Tahun 2018.

Surat edaran KPU RI tersebut menjelaskan agar Kabupaten/Kota yang wilayahnya terjadi bencana pada seluruh atau sebagian daerah yang mengakibatkan penduduk setempat harus direlokasi di tempat pengungsian maka pemilih di lokasi pengungsian didaftar sesuai dengan alamat yang terantum di KTP Elektronik atau Surat Keterangan. Dalam hal sampai dengan pemungutan suara dilaksanakan, pemilih masih di lokasi pengungsian, Tempat pemungutan Suara (TPS) dibentuk di lokasi pengungsian yang berada di dalam daerah pemilihan.

Surat edaran KPU RI dan surat KPU Sumut Nomor 407 Tahun 2018 perihal laporan penanganan pemilih di lokasi pengungsian dan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait data penduduk pengungsian erupsi gunung Sinabung menjadi dasar bagi KPU Kabupaten Karo dalam melayani pengungsi bencana Gunung Sinabung dalam menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut (Pilgubsu) di TPS pada hari Rabu, 27 Juni mendatang.

Mengingat aktivitas gunung api Sinabung yang sulit diprediksi, KPU Kabupaten Karo memetakan empat titik sebagai lokasi rawan bencana dan harus diwaspadai dalam pelaksanaan Pilgubsu. Keempat titik rawan bencana tersebut adalah Kecamatan Namanteran, Tiganderket, Simpang Empat dan Payung dengan jumlah pemilih pengungsi sebanyak 9716 pemilih. Untuk antisipasi kemungkinan terburuk, KPU Kabupaten Karo melakukan penambahan 11 TPS, dimana TPS awal berjumlah 25 TPS sehingga saat Pilgubsu nanti akan ada sebanyak 36 TPS pengungsi.

Selain daerah rawan bencana, penambahan 11 TPS tersebut diakibatkan masyarakat yang berada di pengungsian telah berpencar. Sehingga KPU Kabupaten Karo berusaha membuat masyarakat Karo sebagai pemilih dekat dengan lokasi pemilihan. Ditambah lagi sejak Januari 2018 posko pengungsian di Kabupaten Karo telah kosong dan pengungsi pindah domisili ke relokasi dan hunian yang disediakan oleh pemerintah, yaitu Relokasi Tetap, Relokasi Mandiri, Relokasi Tetap masih dalam proses dan Relokasi Sementara yang kemungkinan kembali ke desa asal. Selain itu pengungsi pindah domisili berpencar di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Karo dan diluar Kabupaten Karo.

Untuk Kecamatan Naman Teran, Desa Sukanalu TPS awal 2 TPS, diusulkan menjadi 4 TPS, TPS 1 dan TPS 2 berada di kawasan Universitas Karo (UKA) Kabanjahe, TPS 3 dan TPS 4 berada di Jalan Jahe, Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran. Desa Sigarang-Garang TPS awal 2 TPS, diusulkan menjadi 4 TPS, TPS 1 dan TPS 2 berada di kawasan Universitas Karo (UKA) Kabanjahe, TPS 3 dan TPS 4 berada di Jalan Jahe, Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran.

Desa Simacem TPS awal 1 diusulkan menjadi 2 TPS, TPS 1 dan TPS 2 ditempatkan di lokasi Siosar, Kecamatan Merek. Desa Kuta Tonggal 1 TPS ditempatkan di Hunian Tetap Lau Manggir, Kecamatan Simpang Empat . Desa Kuta Gugung 2 TPS, lokasi TPS 1 dan TPS 2 berada di di Jalan Jahe, Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran. Desa Bekerah 1 TPS lokasinya berada di Relokasi Siosar, Kecamatan Merek.

Kecamatan Simpang Empat, Desa Berastepu TPS awal 4, diusulkan menjadi 6 TPS, TPS 1 dan TPS 2 berada di SD Negeri Desa Surbakti, TPS 3 berada di Desa Ndokum Siroga, TPS 4 berada di Desa Perteguhen, TPS 5 berada di Desa Lingga yang masing-masing berada di Kecamatan Simpang Empat. TPS 6 berada di Kantor GBKP Kota di Kabanjahe. Desa Jeraya TPS awal 1, diusulkan 2 TPS, TPS 1 berada di Hunian Sementara 1 Desa Jeraya, Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat dan TPS 2 berada di Gudang Rio Surbakti Kecamatan Simpang Empat.

Desa Kutatengah TPS awal 1 TPS, diusulkan menjadi 2 TPS. TPS 1 berada di Hunian Sementara 3 dan TPS 2 berada di Hunian Sementara 1 Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat. Desa Gamber 2 TPS lokasi TPS 1 dan TPS 2 berada di SMP Negeri 2 Simpang Empat. Desa Pintu Besi 1 TPS, lokasi TPS nya berada di Huntara 2 Ndokum Siroga. Desa Tiga Pancur 2 TPS, TPS 1 dan TPS 2 lokasinya berada di SMA Tiga Pancur Kecamatan Simpang Empat.

Kecamatan Payung, Desa Gurukinayan TPS awal 3 diusulkan 4 TPS. TPS 1 dan TPS 2 berada di Simpang Guru Kinayan, Kecamatan Payung, TPS 3 danTPS 4 berada di Gedung Nasional, Kabanjahe.

Untuk Kecamatan Tiganderket, Desa Mardingding TPS awal 1 dan diusulkan 2 TPS. TPS 1 Hunian Sementara Simpang Susuk Kecamatan Tiganderket dan TPS 2 Perladangan Buah Periran Kecamatan Tiganderket.

Beritahu TPS Pengungsi Melalui Halo-Halo Pilgubsu dan Sosialisasi Cofee Morning

Memberitahukan lokasi TPS pengungsi yang berdomisili di relokasi dan hunian yang disediakan pemerintah serta pengungsi yang berdomisili terpencar dilakukan oleh Penyelenggara pemilu KPU Kabupaten Karo dengan PPK dan PPS pada hari Selasa (19/06/18) semingg menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Sosialisasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dengan menggunakan kenderaan dilengkapi pengeras suara mengelilingi Desa dan Kelurahan di 17 Kecamatan di Kabupaten Karo.

Dalam sosialisasi Halo-Halo tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu, 27 Juni mendatang. Dalam sosialisasi ini dibagikan brosur dan ajakan agar pemilih datang ke TPS membawa Formulir C6, e-KTP atau Surat Keterangan dari Disdukcapil.

Selain itu sosialisasi untuk memberitahukan pengungsi tentang lokasi TPS nya juga dilakukan melalui Cofee Morning. Kegiataan ini dilakukan oleh Penyelenggara KPU Kabupaten Karo dengan PPK dan PPS melalui komunikasi tatap muka bersama pengungsi di kedai kopi yang lokasinya tidak berjauhan dengan domisili para pengungsi.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan pula lokasi TPS pengungsi beserta penggunaan A5 pindah memilih bagi pengungsi yang TPS nya telah ditentukan tapi lokasi domisilinya berjauhan dari TPS tersebut, terpenting terdaftar di DPT asal.(wol/data1)
Penulis Adalah Anggota KPU Kabupaten Karo, Rahel Sukatendel S.Sos MSi.

Check Also

Instagram Mulai “Bersih-bersih” Akun Bot

Waspada.co.id – Instagram menyebut bahwa pihaknya telah membersihkan pengikut (followers) palsu, suka (likes), dan komentar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: