_
Home / Artikel Pembaca / Bank Tanpa Kantor
Hendra Arbie

Bank Tanpa Kantor

Oleh:
Hendra Arbie
Waspada.co.id – Mungkin kita belum pernah mendengar nama Monzo dan Starling, kedua nama ini adalah bank di Inggris. Mereka telah memimpin revolusi untuk menantang bank-bank konvensional dengan teknologi – dan itu berhasil. Kedua bank ini hidup di ponsel cerdas melalui aplikasi iOS dan Android, tanpa lokasi gedung mentereng dan petugas pelayanan di belakang meja.

Bahkan, di kantor pusat Monzo di London, anjing karyawan berbaur dengan insinyur, staf pendukung, dan pekerja lainnya, suasana yang biasanya anda temukan di kantor-kantor perusahaan rintisan.

Bank khusus ponsel cerdas ini adalah pendekatan yang sama sekali baru untuk perbankan di Inggris, dengan kemampuan untuk melihat transaksi real-time saat terjadi dengan mudah membagi tagihan dengan teman, dan menggunakan kartu di luar negeri tanpa biaya. Semua fitur ini, dan banyak lagi, telah menyebabkan jutaan orang di Inggeris sekarang mempercayai Monzo dan Starling dengan uang hasil jerih payah mereka.

Dengan hanya promosi dari mulut ke mulut dan sangat sedikit iklan. Kedua bank ini menunjukkan kepada bank-bank Inggeris yang lebih besar bagaimana perbankan abad ke-21 benar-benar dilakukan.

Baik Starling dan Monzo menawarkan kartu dan rekening bank yang sangat mirip yang dengan cepat menjadi populer di kalangan milenial di seluruh Inggris – Monzo baru-baru ini melampaui 2 juta pelanggan dan mengatakan itu menambah 200.000 lebih setiap bulan, dan Starling memiliki lebih dari 550.000 pelanggan. Anda dapat dengan mudah melacak kebiasaan pengeluaran di aplikasi ponsel mereka dan langsung melihat kapan pembayaran terjadi melalui notifikasi dari ponsel.

Aplikasi Monzo dan Starling keduanya secara real time, sehingga anda tahu apakah dapat melakukan pembelian besar atau tidak. Aplikasi juga dirancang dengan sangat baik dan mudah digunakan, tidak seperti banyak aplikasi rumit yang telah dibangun oleh bank besar.

Fitur-fitur seperti mengirimkan uang dengan mudah ke teman atau pengeluaran bebas biaya di luar negeri. Starling bahkan menawarkan perlindungan penipuan berbasis lokasi sehingga transaksi diblokir jika mereka tidak cocok dengan lokasi ponsel anda, dan Monzo dapat dengan cepat menyesuaikan sistemnya untuk melindungi pelanggan dari pelanggaran Ticketmaster tahun lalu.

Anda juga dapat memblokir penarikan ATM, pembayaran online, pembayaran tanpa kontak (klik untuk membayar), dan bahkan pembayaran ‘magstripe’ tradisional dengan Starling.

Ini jauh lebih mengontrol kartu anda daripada yang biasanya anda temukan dengan bank-bank besar tradisional. Ini semua dimungkinkan karena bank ponsel cerdas ini baru dan mengandalkan teknologi berbasis ‘cloud’, sementara bank tradisional yang lebih besar belum merombak sistem backend mereka untuk mengikutinya.

“Ketika kami mulai, Anda sebenarnya tidak dapat meng-host teknologi ini di cloud,” jelas CEO Starling Anne Boden, dalam sebuah wawancara. Boden dan timnya telah menghabiskan bertahun-tahun menantang regulator untuk menggunakan cloud. Starling didirikan pada 2014, sebelum mendapatkan lisensi perbankan dan meluncurkan rekening bank penuh pada Mei 2017.

Apakah mungkin bank tanpa kantor ini hadir di ponsel cerdas kita ? sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru mengatur mengenai penyelenggaraan layanan perbankan digital oleh bank umum. Aturan ini tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) No. 12/POJK.03/2018. POJK ini diatur mengenai beberapa layanan digital banking seperti video banking dan layanan pengajuan kredit rumah kepada nasabah. Ini sebuah tantangan bagi industri keuangan dan juga bagi otoritas. (**)

Penulis adalah Wakil Ketua Kadin Sumut Bidang Perbankan

Check Also

Fintech Primadona Pembiayaan ‘Zaman Now’

Oleh: Hendra Arbie Waspada.co.id – Perusahaan rintisan yang didirikan oleh sekelompok anak muda, mantan eksekutif ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.