Home / Artikel Pembaca / Awas! 10 Teknologi Ini Mengancam Perbankan
foto: istimewa

Awas! 10 Teknologi Ini Mengancam Perbankan

Oleh:
Hendra Arbie

SETELAH krisis keuangan, turbulensi sistem ekonomi hampir hilang dari ingatan. Sementara industri perbankan sebagian besar telah pulih dari perspektif keuangan. Sementara kapitalisasi telah meningkat secara signifikan, pertumbuhan pendapatan menjadi lebih menantang dengan strategi pemotongan biaya setelah menjalankannya.

Pada saat yang sama, bank mengejar ketinggalan dari perspektif teknologi pada saat ekspektasi konsumen meningkat secara eksponensial. Banyak teknologi baru yang mengancam industri perbankan juga menghadirkan peluang yang signifikan.

Ada beberapa tantangan dan peluang utk masa depan perbankan selama tahun ke depan menurut penelitian Atos. Yaitu respon terhadap kebutuhan pelanggan, optimalisasi biaya, pembuatan aliran pendapatan baru, pengembangan sistem keamanan dan kepatuhan.

Lalu di masa depan, perbankan harus mewaspadai minimal 10 teknologi ini. Sebab akan mengubah drastic perbankan seperti yang selama ini kita kenal. Tentu saja ini memberikan peluang dan tantangan bagi lembaga keuangan.

Sepuluh teknologi yang akan mengancam perbankan itu adalah;

Pertama, Cloud hybrid. “Dengan cloud hybrid, bank memiliki fleksibilitas dan manfaat baik cloud privat maupun publik, sambil menangani keamanan data, tata kelola, dan kepatuhan,” kata pejabat IBM. Manfaat cloud hybrid mencakup pengurangan biaya, peningkatan efisiensi operasional, dan peningkatan inovasi.

Kedua, platform API. Bank akan berfungsi sebagai platform, di atasnya perusahaan pihak ketiga dapat membangun aplikasi mereka sendiri menggunakan data bank. Ke depan, model bisnis bank ritel, di mana rekening giro digunakan sebagai ‘pengait’ untuk menarik pelanggan untuk produk pinjaman yang lebih menguntungkan.

Ketiga, Otomatisasi Proses Robot (RPA), akan membantu bank mempercepat pertumbuhan dengan melaksanakan aturan yang diprogram sebelumnya di berbagai data terstruktur dan tidak terstruktur.

Keempat, pembayaran instan. Ketersediaan platform pembayaran instan menawarkan peluang menarik bagi bank untuk mencapai kecepatan transaksi yang diharapkan konsumen dari pengalaman perbankan mereka dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Kelima, kecerdasan buatan (AI). Manfaat AI di bank tersebar luas, mencapai operasi back office, kepatuhan, pengalaman pelanggan, pengiriman produk, manajemen risiko, dan pemasaran.

Keenam, blockchain. Banyak yang melihat bank mengadopsi teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas biaya, dan keamanan di seluruh spektrum layanan keuangan.

Ketujuh, keamanan preskriptif. Jangka pendek, gangguan digital dapat mengakibatkan risiko baru dan peningkatan ketidakstabilan dalam sistem keuangan, tetapi dalam jangka panjang, keamanan preskriptif dapat meningkatkan efektivitasnya.

Kedelapan, augmented dan virtual reality. Augmented reality dan virtual reality dapat digunakan untuk memberikan otonomi kepada nasabah bank dalam hal perbankan rumahan.

Kesembilan, quantum computing. Komputasi kuantum merupakan lompatan besar dalam daya komputasi, melampaui potensi cloud atau blockchain. Namun, kemungkinan akan bertahun-tahun sebelum digunakan secara luas dalam aplikasi bisnis, karena banyak masalah stabilitas dan keamanan.

Kesepuluh, mesin pintar. Dampak mesin pintar (sistem visi pintar, asisten pelanggan virtual, asisten pribadi virtual, penasihat pintar, teknologi pemrosesan bahasa alami lainnya, dll.) Akan berdampak pada lembaga keuangan selama beberapa tahun mendatang mulai terbentuk.

Intinya bank harus bersaing untuk menekan cost, memberikan ‘customer experiences’ lebih kepada nasabah, meningkatkan laba, dan tentu tidak melupakan sekuriti dan kepatuhan. (**)

Penulis Adalah Wakil Ketua Kadin Bidang Perbankan

Check Also

Presiden Jokowi Ngobrol Bareng Konglomerat Muda, Bahas Apa?

  JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sejumlah pengusaha yang merupakan anak dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: