Breaking News
Home / Aceh / Wartawan dan Intel Kodim Temukan 2 Mortir Dipajang Depan Rumah Warga
(WOL Photo/chairul sya'ban)
(WOL Photo/chairul sya'ban)

Wartawan dan Intel Kodim Temukan 2 Mortir Dipajang Depan Rumah Warga

LHOKSUKON, WOL – Dua unit benda diduga bahan peledak atau bom ditemukan tak sengaja oleh seorang Anggota Unit Intel Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Edi Saputra bersama tiga Wartawan Media Online, Chairul Sya’ban (Waspada Online), Syamsul Arifin (Kabarsatu.info), dan Zulmalek (Koin Rakyat).

(WOL Photo/chairul sya'ban)
(WOL Photo/chairul sya’ban)

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Sertu Edi saat melintas di lokasi penemuan yang terletak di Desa Asan AB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (07/11) sore. Edi bersama tiga teman wartawannya saat itu menumpangi mobil Avanza yang dikendarai oleh Chairul Sya’ban, saat melihat benda itu Edi meminta Chairul untuk menghentikan mobil.

Keempatnya langsung turun dari mobil dan mendekat ke arah benda tersebut untuk memastikan. Saat diamati, ternyata benda berbahaya itu adalah sebuah bom yang menyerupai mortir diduga peninggalan masa perang penjajahan Belanda. Mirisnya, dua bom yang ditemukan itu terpajang di pagar rumah milik Umar alias Robot di Desa Asan AB.

Tanpa menunggu lama, mereka melaporkan penemuan itu ke TNI/Polri setempat guna mengamankan benda berbahaya tersebut demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ir. Untung Sangaji tiba di lokasi bersama Kasat Reskrim, Iptu Rezky Kholiddiansyah dan Kapolsek Lhoksukon, AKP Teguh Yano Budi, beserta personel TNI Polri.

“Iya ini memang benar benda berbahaya jenis bom, di ujungnya ini adalah tempat lubang pemantiknya. Jadi saya harap, siapapun jangan coba-coba menyentuh benda ini ya, kita tunggu evakuasi dari tim penjinak bom dulu untuk diamankan,” ujar Kapolres Aceh Utara, sambil menunjukkan ujung lubang pemantik bom dan berharap agar ke depan masyarakat segera melaporkan jika suatu saat menemukan bom.

Sekira pukul 18.45 WIB, sejumlah personel penjinak bom dari Brimob Detasemen B Jeulikat Lhokseumawe tiba di lokasi untuk mengevakuasi bom tersebut. Dalam waktu yang tidak lama, bom itupun berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Jibom.

Sementara isteri Umar, Cut Laila yang ditemui wartawan di lokasi penemuan tersebut, mengatakan benda itu ditemukan sudah lama atau tiga tahun yang lalu. Awalnya, ditemukan oleh warga di kawasan pertambakan rawa-rawa Desa Leubok, Kecamatan Lhoksukon. Umar yang saat ini sedang di Batam, Kepulauan Riau, untuk menghadiri acara wisuda putrinya membenarkan hal itu saat berbicara dengan anggota Unit Intel Kodim 0103/Aceh Utara via handphone.

Dikatakan, usai ditemukan oleh warga mortir peninggalan zaman penjajahan Belanda itupun diserahkan kepada dirinya (Umar). Awalnya sudah dibawa untuk dijual ketempat penjual rongsokan, namun pembeli menolak karena benda nyaris menyerupai bom.

“Gak berani yang beli, katanya itu bom. Ya sudah, saya bawa pulang terus dipajang di pagar depan rumah saya,” tukas Umar.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Jenderal Angkatan Udara John Hyten. (google)

Panglima Tertinggi Nuklir AS Akan Tolak Trump Jika Perintah Tidak Sah

WASHINGTON, WOL – Panglima tertinggi nuklir Amerika Serikat pada Sabtu (18/11) mengatakan akan menolak permintaan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.