Home / Aceh / USAID Kembangkan Agroforestri Bagi Petani Kopi Gayo Melalui Hutan Kolaboratif
WOL Photo/Bustanuddin

USAID Kembangkan Agroforestri Bagi Petani Kopi Gayo Melalui Hutan Kolaboratif

BLANGKEJEREN, Waspada.co.id – USAID Lestari melalui programnya, mendukung peningkatan penghasilan para petani melalui pengelolaan hutan kolaboratif atau agroforestri di Desa Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (8/5).

Pelaksanaan program itu fokus pada penanaman, pengembangan dan pengolahan Kopi Arabika Gayo.

Ketua Tim USAID  Mr. Ryan Washburn hadir didampingi Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, Ketua DPRK H. Ali Husin, SKPK seluruh Kabupaten Gayo Lues, serta Camat Pantan Cuaca, Salid SPd MM.

Acara yang juga dihadiri seluruh Geuchik Kecamatan Pantan Cuaca serta sejumlah petani Kopi tersebut berlangsung selama satu hari, dengan melihat langsung praktik agroforestri dari Tim USAID.

2H. Muhammad Amru dalam kesempatan tersebut mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak USAID Lestari. “Serta  kepada saudara-saudaraku yang telah menanam kopi karena saudara-saudaraku yang menanam kopi makanya saya bersama Bapak Gubernur Aceh diundang ke Amerika Serikat untuk pertandingan kopi terbaik se-dunia dan syukur Alhamdulillah Kopi Pantan Cuaca menjadi kopi terbaik ketiga di dunia,” jelasnya.

Bupati berharap, USAID tetap mendukung para patani kopi di Pantan Cuaca melalui program agroforestri-nya. “Jangan takut kopi kita nantinya tidak laku di pasaran karena saya dan USAID Lestari telah menyepakati kerja sama melalui proyek Lestari yang akan menampung kopi sebanyak-banyaknya,” tegasnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat Pantan Cuaca supaya meninggalkan kebun serai di lahan yang berdekatan dengan Kopi. Karena tanaman serai dapat mengubah cita rasa kopi menjadi kurang enak. “Hasil produksinya juga lebih banyak  kopi daripada  serai wangi,” tambah Amru.

“Untuk men-support petani kopi, Bupati Gayo Lues beserta Ketua DPRK, apabila masyarakat Kecamatan Pantan Cuaca akan membuka lahan kopi yang masuk ke dalam  hutan lindung, maka masyarakat diminta melengkapi surat adminitrasi, untuk segera dibebaskan menjadi lahan produktif,” tegas Amru lagi.

Mr. Ryan Washburn dari USAID Lestari mengatakan, USAID yang merupakan lembaga di Amerika Serikat dan bekerja sama dengan USAID Lestari Project yang akan membantu para petani kopi, dengan menerapkan pengelolaan hutan agroforestri.

Dia mengucapkan terima kasih atas sambutan Pemerintah Gayo Lues dan masyarakat. “Melihat langsung kopi Premium Pantan Cuaca dan kami senang melihat dukungan dari Bapak Bupati kepada masyarakatnya yang menanam kopi,” jelas Washburn.

“Kami dari USAID Lestari akan menerima kopi bapak-bapak sebanyak-banyaknya karena kopi dari Pantan Cuaca ini termasuk kopi yang paling bagus di dunia,” tutupnya. (wol/bus/data1)

Editor: M Agus Utama

Check Also

Masyarakat Tampeng Dukung Kepemimpinan H Muhammad Amru

GAYO LUES, Waspada.co.id – Kampung Tampeng, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues adalah salah satu perkampungan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: