_
Home / Aceh / TNI dan Masyarakat Diminta Jauhi Narkoba
WOL Photo/Chairul Sya'ban

TNI dan Masyarakat Diminta Jauhi Narkoba

LHOKSEUMAWE, WOL – Kepala Kesehatan Kodam Iskandar Muda (Kakesdam IM), Kolonel Ckm dr Tjatur Winarsanto Sp.Pd mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI khususnya jajaran Korem 011/Lilawangsa, untuk tidak terlibat dengan narkoba segala jenis apapun. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerja di Rumah Sakit TK IV IM 07.01 Kesrem Lhokseumawe, Jumat (4/8).

“Sekarang ini yang perlu kita waspadai adalah narkoba dan lagi maraknya, maka dari itu saya ingatkan jangan sempat kita terpengaruh dengan narkoba. Bahkan Panglima TNI, Kasad dan Pangdam IM sudah mengingatkan jangan terlibat narkoba karena narkoba adalah musuh bangsa dan jauhilah barang haram tersebut,” ujarnya dengan tegas.

Kunjungannya ini turut didampingi Ketua Persit Kartika Ranting 5 Kes Cabang IV PD IM, NY Tjatur Winarsanto beserta rombongan, dan di sambut baik oleh Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dadenkesyah) 04.01 Lhokseumawe, Letnan Kolonel Ckm Nursuwandy ID, Sp.OT didampingi Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Karumkit TK IV Lhokseumawe, Mayor Ckm Subarkat SpPK beserta para Pewira staf Kesrem.

Dalam kunjungan kerja tahun 2017 ini, ia bertujuan untuk memberikan pengarahan dan Tatap Muka dengan para prajurit TNI dan PNS TNI Kesrem serta Keluarga Besar Denkesyah IM 04.01 dan Rumkit IM 07.01 Lhokseumawe sekaligus meninjau kondisi Rumah Sakit (RS) Kesrem serta para tenaga medis.

“Dalam melaksanakan tugas, kita harus betul-betul menjaga image kita sebagai pelayan kesehatan baik sebagai dokter maupun perawat kesehatan, jangan kita menyia-nyiakan tugas dan kepercayaan dari pasien, karena kesembuhan pasien pengaruh terhadap bagaimana pelayanan menangani dan merawat pasien,” harapnya.

Disebutkan, bahwa tidak ada pasien yang ditolak tanpa sebab alasan yang jelas apalagi pasien dinas. Untuk itu menurutnya, pihaknya harus memberikan kenyamanan dengan pasien. Iapun meminta agar jangan memotong hak pasien, dan layanilah dengan tulus serta ikhlas terhadap pasien.

“Pesan saya, jangan memotong hak mereka sebagai pasien, layani dengan tulus dan ikhlas. Melayani pasien harus selalu tersenyum karena pelayanan serta keramah-tamahan kita merupakan semangat untuk proses kesembuhan, hal-hal yang mudah jangan dipersulit,” tukasnya.

Di tempat terpisah, harapan yang sama terkait menjauhi narkoba juga disampaikan Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto, melalui Danramil 18/Baktiya Barat, Kapten Inf M. Nur, saat menjadi khatib shalat Jumat di mesjid Desa Paya Bateung, Baktiya Barat, dikatakan, peredaran narkoba di Indonesia khususnya Aceh sudah sangat memprihatinkan.

“Di Aceh Utara sendiri narkoba telah masuk ke desa-desa dengan sasaran pengguna adalah generasi muda. Aceh Utara memiliki garis pantai yang sangat luas dan berbatasan langsung dengan negara lain, tidak menutup kemungkinan narkoba masuk ke Indonesia melalui perairan Aceh Utara yang kemudian ke kota-kota lainnya seperti Sumut, Pekanbaru, bahkan Jakarta,” ujarnya.

Pihaknya sangat berharap agar masyarakat saling bekerjasama dengan aparat keamanan untuk peduli dalam menjaga lingkungannya masing-masing dari bahaya peredaran narkoba yang telah merajalela. Ia juga meminta agar segera laporkan kepada aparat terdekat apabila di lingkungan setempat terdapat peredaran narkoba.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polres Tanjungbalai Tembak Residivis Pengedar Sabu

TANJUNGBALAI, Waspada.co.id – Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai menembak residivis pengedar narkoba karena berusaha melarikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.