_
Home / Aceh / Tim HOCRU-OIC Selamatkan 106 Orangutan Sejak 2012
Ilustrasi

Tim HOCRU-OIC Selamatkan 106 Orangutan Sejak 2012

BANDA ACEH, WOL – Tim Human and Orangutan Conflict Response (HOCRU) – Orangutan Information Centre (OIC) sejak tahun 2012 lalu bersama mitra telah melakukan penyelamatan terhadap 106 individu orangutan dari Aceh dan Sumatera Utara, dimana 60 persen (63 individu) berasal dari Aceh.

Dari jumlah tersebut, individu yang dievakuasi dari habitat terisolir sejumlah 57 persen (36 individu) dan dari kepemilikan ilegal 43 persen (27 individu). Sementara untuk sebaran konflik, paling parah terjadi di Aceh Selatan dan Aceh Tamiang.

Selain itu, sebagaimana dikatakan aktivis lembaga Orangutan Information Center (OIC), Drh. Ricko Laino Jaya, bahwa HOCRU-OIC juga telah menangani satu kasus yang berkaitan dengan kepemilikan ilegal dengan vonis dua tahun penjara dan satu kasus lainnya yang masih dalam proses.

Dijelaskannya kepada Waspada Online, Kamis (29/9), deforestasi atau penyusutan hutan khususnya di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang terus terjadi dalam beberapa dekade terakhir di Aceh dan Sumatera Utara juga berdampak luas pada pengurangan habitat orangutan. Bahkan memicu konflik manusia dengan orangutan, ini jelas menimbulkan kerugian baik di pihak orangutan maupun manusia.

Secara ekonomi, jelasnya, konflik yang ditimbulkan merugikan pemilik lahan pertanian. Sedangkan di sisi satwa liar, penanganan yang tidak tepat menyebabkan satwa terlukai atau bahkan berakibat kematian.

“Contoh kasus gajah yang terjadi di Aceh Timur, itu akibat konflik dengan pemilik lahan. Serta kasus orangutan terluka dari situasi konflik yang dievakuasi oleh HOCRU-OIC,” tukasnya.(wol/chai/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polrestabes Bekuk 2 Warga Aceh Bawa Ganja Seberat 39 Kg

MEDAN, Waspada.co.id – Dengan modus mengangkut tumpukan kardus bekas dalam bak muatan mobil jenis pick-up ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.