Home / Aceh / Tanggapi Masyarakat, Pertamina Hulu Energi Turunkan Alat Berat
WOL Photo/Chairul sya'ban

Tanggapi Masyarakat, Pertamina Hulu Energi Turunkan Alat Berat

LHOKSUKON, WOL – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB yang bergerak di Lhoksukon, Aceh Utara menurunkan satu unit alat berat jenis Excavator (Bekho) membersihkan saluran air yang tersumbat di Desa Aron Pirak, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (10/2).

Alat berat tersebut diturunkan ke lokasi setelah puluhan masyarakat dari delapan desa di Kecamatan Matangkuli terpaksa membersihkan saluran milik PT PHE tersebut sebagai aksi kekecewaan mereka terhadap Perusahaan Migas itu.

Puluhan masyarakat dari delapan desa ini masing-masing dari Desa Tanjung Haji Muda, Cibrek, Lawang, Rayeuk Pirak, Beuracan, Matang Peusangan, Leubok, dan Desa Aron Pirak. Geuchik (Kepala Desa) Tanjung Haji Muda, H. Muhammad Husein yang juga koordinator aksi menyebutkan, selama ini pihaknya telah beberapa kali mengusulkan untuk agar saluran milik PT. PHE NSB segera dibersihkan, namun tidak direspon sama sekali.

“Nah hari ini mereka baru merespon kami, itupun setelah kami melakukan aksi seperti ini. Persoalan yang dilakukan masyarakat hari ini adalah sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap PHE yang tidak merenovasi saluran-saluran milik PHE itu sendiri,” sebut Husein kepada Waspada Online.

Menurut Husein, dengan adanya saluran yang tersumbar seperti ini, maka terjadi banjir kecil yang meluas ke areal persawahan. Selain itu ada juga areal persawahan milik masyarakat yang tidak mendapatkan air karena sumbatnya saluran tersebut.

“Kalau bukan dengan cara aksi seperti ini kami buat, otomatis pihak PHE mungkin tidak akan turun. Karena lagi pula sudah berulang kami usulkan, namun tidak ada respon. Dan hari ini mereka baru turun setelah kami buat aksi seperti ini. Kami selama ini hanya menjadi penonton,” jelas Husein.

Sementara itu Kepala Humas PT. PHE NSB, Armia Ramli menyebutkan, pihaknya telah melakukan pembersihan terhadap saluran air gorong-gorong yang dimaksud yang merupakan milik PHE itu sendiri. Bahkan beberapa hari yang lalu juga sudah pernah dibersihkan.

“Beberapa hari yang lalu sudah pernah dibersihkan. Namun karena kembali tersumbat dan hari ini atas permintaan masyarakat kamipun kembali melakukan pembersihan gorong-gorong saluran milik PHE NSB, dan dilakukan secara berkala,” kata Armia saat dikonfirmasi Waspada Online.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bantuan Masa Panik Untuk PNS Korban Kebakaran Berdatangan

LHOKSUKON, Waspada.co.id – Bantuan masa panik terus berdatangan pasca kebakaran yang menghanguskan rumah milik Muslem ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: