Home / Aceh / Suasana Haru Hiasi Pembangunan Rumah Saudah
WOL Photo/Chairul Sya'ban

Suasana Haru Hiasi Pembangunan Rumah Saudah

LHOKSUKON, WOL – Masalah kemiskinan kian menjadi ‘PR’ Pemerintah di Kabupaten Aceh Utara. Pemerintah sendiri terus berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut. Kali ini, kemiskinan di ‘Bumoe Pasee’ kembali viral di sosial media yang diunggah pengguna akun media sosial Facebook sebagai bentuk keprihatinannya.

WOL Photo/Chairul Sya'ban
WOL Photo/Chairul Sya’ban

Adalah Saudah (55), wanita paruh baya yang hidup sebatang kara hingga kini menempati rumah tidak layak huni di Desa Matang Sijuek, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara. Kemiskinan kian membuatnya terkurung dalam gubuk tua yang hanya terbuat dari pelepah pohon rumbia, tak ada pilihan lain selain berdoa menunggu keajaiban dari Sang Illahi.

Itu sebabnya, foto-foto Saudah berlatar gubuk reotnya menghebohkan dunia maya khususnya pengguna facebook yang diunggah oleh Tim Reaksi Cepat Pekerja Sosial Masyarakat (TRC-PSM) Kabupaten Aceh Utara. Hanya dalam hitungan beberapa menit saja, foto-foto itu turut mengundang banyak perhatian.

Bahkan, sebagaimana diketahui Waspada Online, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto langsung perintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Dalam waktu yang singkat, keesokan harinya (kemarin, red), Sabtu (20/5), Dandim bersama TRS-PSM/IPSM Aceh Utara turun langsung meninjau kediaman Saudah.

Suasana haru bahkan sempat berlangsung saat Saudah secara tiba-tiba kedatangan tamu besar dari kalangan TNI. Dalam kesempatan itu, Dandim bersama Ketua IPSM Aceh Utara, Sahani meletakkan batu pertama sebagai tanda bahwa dimulainya pembangunan rumah untuk Saudah.

“Kami siap bekerjasama dengan semua pihak untuk membantu masyarakat yang rumahnya masih banyak yang tidak layak untuk dihuni. Mari kita bantu saudara kita yang masih membutuhkan uluran tangan dari kita agar dapat hidup yang lebih layak lagi,” ujar Dandim, Letkol Kav Fadjar.

Dijelaskan, pembangunan rumah Saudah dibangun atas kerjasama pihaknya dengan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara yang rencananya akan dibangun dengan semi permanen tipe 36.

Sementara, Ketua IPSM Aceh Utara, Sahani ST melalui Sekjendnya, Mukhtaruddin mengatakan, pembangunan rumah untuk Saudah dilakukan secara kebersamaan. Yang artinya pembangunan dibantu oleh sejumlah pihak termasuk masyarakat setempat, geuchik, Ketua DPRK dan anggotanya, Dandim dan TRC-PSM/IPSM.

“Tim bedah rumah kita libatkan dari TRC-PSM/IPSM yang turut dibantu oleh jajaran Kodim 0103 Aceh Utara. Awalnya kondisi rumah Saudah sempat heboh di media sosial, dan ternyata dengan cepat mendapat respon dari sejumlah pihak,” ujar Mukhtaruddin kepada Waspada Online, Minggu (21/5).

Dalam hal ini menurut catatannya, masih banyak rumah di Aceh Utara yang perlu dibangun baru dan rehab. Untuk rehab saja kata dia mencapai 6.300 unit, namun masih hanya 1.500 unit yang tersentuh melalui rehab. (wol/chai/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Puskesmas Cot Girek Sementara Tunda Imunisasi MR

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Seiring dikeluarkannya surat Majelis Ulama Indonesia (MUI) bernomor B-904/DP-MUI/VII/2018 Perihal vaksin MR yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: