Home / Aceh / Senator Asal Aceh Tanggapi Minta Maaf Khairul Munadi
foto: Istimewa

Senator Asal Aceh Tanggapi Minta Maaf Khairul Munadi

BANDA ACEH, WOL – Anggota DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi, menyambut baik dan apresiasi terkait permohonan maaf yang disampaikan Koordinator Pemuda dan Mahasiswa Barat Selatan (PMBS), Khairul Munadi.

Senator asal Aceh ini mengaku awalnya sempat kaget membaca pernyataan yang disampaikan Khairul Munadi lewat media online beberapa hari lalu. Karena menurutnya selama ini Ia kenal yang bersangkutan adalah sosok mahasiswa yang kritis dan elegan.

“Namun karena perbedaan pendapat, kenapa kita harus merusak silaturrahmi. Kita ini semua bersaudara dan sama-sama akan bersaudara dalam persatuan Aceh,” ucapnya saat dikonfirmasi Waspada Online, Senin (14/3).

Dirinya juga mengajak untuk saling berdemokrasi secara bermartabat. Ia sendiri bahkan menghargai adik-adik mahasiswa yang sangat krtitis saat ini.

“Saya maafkan dia (Khairul, red), dan tetap menganggap dia itu sebagai adik saya juga. Untuk itu mari kita berdemokrasi secara bermartabat,” ucap Fachrul mengajak.

Dalam hal ini, dirinya menjelaskan bahwa yang penting adalah mengedepankan intelektualitas, integritas dan demokratis. Hari ini menurutnya semua rakyat Aceh dengan bebas dapat menyampaikan aspirasinya untuk mendorong percepatan dibidang pembangunan.

Pembangunan akan terwujud jika dibicarakan dengan silang pendapat oleh rakyat untuk dicarikan solusi dan alternatif yang ideal.

Tak hanya itu, terkait dengan pemekaran Provinsi, dirinya menghargai semua pihak baik Pro maupun Kontra untuk saling mengedepankan demokrasi. Maka kata dia, tidak perlu lagi ada intimidasi untuk kedepan khususnya bagi siapa saja yang mau menyerap dan membela aspirasi rakyat Pantai Barat dan Selatan Aceh.

“Kunjungan saya ke Daerah Pemilihan untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi bagian dari pada fungsi senator yang diatur dan dilindungi oleh UU. Jadi tidak ada pelanggaran secara hukum apa yang saya lakukan hari ini untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” jelasnya.

Sementara untuk pantai Barat, Selatan, Tengah dan Tenggara Aceh, dirinya mengaku akan terus  berjuang untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan lapangan kerja. Sinergisitas antara Pemerintah, DPR dan DPD serta Pemerintah Aceh, katanya lagi, akan menjadi sebuah kekuatan Politik untuk mendorong pemecahan masalah yang ada.

“Saya akan terus kritis melawan Pemerintah Pusat maupun Aceh jika tidak memperjuangkan barat Selatan dan Tengah Tenggara Aceh. Kepada pendukung saya di Pantai Barat dan Selatan Aceh, saya harap untuk menghargai perbedaan pendapat saudara-saudara kita. Kita kedepankan cara-cara yang demokrasi yang bermartabat untuk membicarakan silang pendapat,” pungkasnya.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kantor Gubernur Aceh Disegel KPK

JAKARTA, Waspada.co.id – Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: